Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 1 (2024): Februari, 224-231 Publisher by Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Batanghari ISSN 2615-1634 (Online), DOI 10.33087/talentasipil.v7i1.455 224 Analisa Perhitungan Daya Dukung Fondasi Minipile Pada Rumah Trafo PT. Pertamina Plaju M. Sang Gumilar Panca Putra*, Kiki Rizky Amalia, Nurul Aina Syahira, Norca Praditya, Rio Marpen Politeknik Negeri Sriwijaya *Correspondence: sanggumilar@polsri.ac.id Abstrak. Struktur bawah lebih dikenal sebagai pondasi. Pondasi memiliki banyak jenis, pemilihan jenis pondasi dilakukan berdasarkan kondisi tanah, teknis, lingkungan serta biaya. Salah satu yang menjadi dasar pemilihan pondasi adalah daya dukung tanah pada daerah yang akan dibangun. Daya dukung tanah merupakan kemampuan tanah dalam menahan seluruh beban-beban yang ada diatasnya. Sebelum melakukan disain pondasi terlebih dahulu harus diketahui nilai daya dukung tanah. Nilai daya dukung tanah didapat dari hasil pengujian tanah dengan melakukan pengujian Conus Penetration Test (CPT) atau Sounding (Uji sondir). Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji tanah menggunakan CPT dengan nilai tahanan konus berkisar antara 139 kg/cm 2 sampai 198 kg/cm 2 dengan kedalaman antara 11 m hingga 16 m digunakan pondasi minipile dengan ukuran pelat 10000 mm x 3800 mm x 500 mm dan menggunakan tiang pancang sebanyak 6 buah dengan ukuran 250 mm x 250 mm. Jumlah tiang pancang dengan ukuran 250 mm x 250 mm yang dibutuhkan sebanyak 2 buah. Kata Kunci: minipile, tiang pancang, daya dukung tanah Abstract. Substructure is more commonly known as a foundation. Foundations come in many types, and the selection of the foundation type is based on soil conditions, technical requirements, environmental factors, and cost. One of the key factors in choosing a foundation is the soil bearing capacity in the area under consideration. Soil bearing capacity refers to the soil's ability to withstand all the loads acting on it. Before designing the foundation, it is essential to determine the soil bearing capacity. Soil bearing capacity is obtained from soil tests, such as the Cone Penetration Test (CPT) or Sounding. The method used in this study employs a quantitative approach with the analysis of secondary data. Based on the results of the soil tests using CPT, with cone resistance values ranging from 139 kg/cm2 to 198 kg/cm2 at depths between 11 meters to 16 meters, mini- pile foundations are used. The dimensions of the mini-pile plate are 10,000 mm x 3,800 mm x 500 mm, and 6 concrete piles with dimensions of 250 mm x 250 mm are used. The total number of 250 mm x 250 mm concrete piles required is 2. Keywords: minipile, concrete pile, soilbearing capacity PENDAHULUAN Dalam dunia konstruksi suatu struktur merupakan kumpulan elemen-elemen utama yang saling menghubungkan dan membentuk suatu konstruksi. Struktur secara umum terbagi atas 2 yaitu struktur atas dan struktur bawah. Struktur atas merupakan elemen-elemen struktur yang berada diatas permukaan tanah, sedangkan struktur bawah merupakan elemen-elemen struktur yang berada dibawah permukaan tanah. Elemen-elemen struktur ini akan saling menyalurkan beban yang bekerja menuju tanah (Arya et al., 2021). Struktur bawah sering disebut juga sebagai pondasi. Pondasi memiliki banyak jenis, pemilihan jenis pondasi dilakukan berdasarkan kondisi tanah, teknis, lingkungan serta biaya (Candra, 2018). Salah satu yang menjadi dasar pemilihan pondasi adalah daya dukung tanah pada daerah yang akan dibangun. Daya dukung tanah merupakan kemampuan tanah dalam menahan seluruh beban- beban yang bekerja (Hairina et al., 2020). Sebelum melakukan disain pondasi terlebih dahulu harus diketahui nilai daya dukung tanah (Nusantara, 2014). Nilai daya dukung tanah didapat dari hasil pengujian tanah dengan melakukan pengujian Conus Penetration Test (CPT) atau Sounding (Uji sondir). Namun dalam banyak kasus, banyak engineer yang mengalami masalah dalam menentukan jenis pondasi dengan nilai daya dukung tanah yang relative rendah (Gumilar P et al., 2022). Salah satu jenis pondasi yang disarankan adalah pondasi minipile.