ANALISA PERBANDINGAN MIGRASI JARINGAN 4G KE 5G DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KONFIGURASI 3A DAN 7A   . ,    , .   Prodi S1 Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom ¹donibima@telkomuniversity.ac.id, ²ukeusman@telkomuniversity.co.id, ³irfanmaulana@telkomuniversity.ac.id Abstrak Migrasi terhadap jaringan 4G ke 5G merupakan sebuah perkembangan/kemajuan dari teknologi telekomunikasi saat ini. Terdapat beberapa opsi konfigurasi pada migrasi jaringan tersebut antara lain opsi 3a dan 7a. Kedua opsi tersebut merupakan model dari Non-standalone (NSA). Pada penelitan ini simulasi perbandingan yang dilakukan adalah untuk mengetahui mana yang terbaik dari kedua opsi tersebut pada saat dilakukan simulasi dengan menggunakan software matlab simulink. Analisa perbandingan ini dilakukan dengan cara merancang arsitektur jaringan pada model NSA opsi 3a dan opsi 7a dengan mengandalkan parameter-parameter yang sudah di tetapkan pada Release 15 3GPP. Perbandingan yang di dapatkan dari hasil simulasi adalah ketika di berikan nilai frekuensi 2300 MHz dan 27500 MHz pada tiap opsi, nilai yang dihasilkan dari simulasi pada simulink sudah sesuai dengan standar, untuk hasil nilai dari SNR memiliki kategori baik yaitu >10,9 dB dan keduanya memiliki nilai yang sama. Kemudian hasil dari parameter lain seperti jitter sudah menunjukan hasil dalam kategori baik yaitu <75 ms dan nilai paling baik adalah 33 ms, sedangkan delay dan troughput dalam kategori sangat baik yaitu pada troughput memiliki nilai >100 bps dan memiliki nilai paling baik sebesar 333.6 bps dan delay bernilai <150 ms yaitu hasil paling baik adalah 2.3 ms. Kata Kunci: Kajian migrasi jaringan 5G, EPC, 5G core, Non-standalone dan Release 15. Abstract Migration to 4G to 5G networks is a development / advancement of the current telecommunications technology. There are several configuration options for the network migration including options 3a and 7a. Both of these options are Non-Standalone (NSA) models.In this research, the comparative simulation carried out is to find out which is the best of both options at the time of simulation using matlab simulink software. This comparative analysis is done by designing the network architecture in NSA model options 3a and option 7a by relying on the parameters set in Release 15 3GPP.The comparison obtained from the simulation results is when given a frequency value of 2300 MHz and 27500 MHz for each option, the value generated from the simulink simulation is conform with the standard, for the results of the value of the SNR has a good category that is> 10, 9 dB and both have the same value. Then the results of other parameters such as jitter have shown results in the good category that is <75 ms and the best value is 33 ms, while the delay and throughput in the very good category that is throughput has a value> 100 bps and has the best value of 333.6 bps and delay <150 ms, the best result is 2.3 ms. Keywords: Study of 5G network migration, EPC, 5G core, Non-standalone and Release 15. 1. Pendahuluan Migrasi jaringan 4G ke 5G merupakan sebuah perkembangan teknologi seluler yang saat ini sedang dilakukan penelitian oleh beberapa vendor telekomunikasi. Pada migrasi jaringan saat ini terdapat beberapa opsi untuk penerapan 5G nantinya, menurut [1] opsi yang paling baik diantara opsi konfigurasi lainnya untuk di terapkan adalah opsi 3a dan 7a, dikarenakan pada opsi tersebut masih menggunakan jalur komunikasi yang dilakukan pada perangkat 4G, akan tetapi jalur tersebut diperbaharui agar perangkat sebelumnya masih dapat terkoneksi antara EPC yang terhubung dengan NR dan 5G core dengan LTE. Pada peralihan jaringan 4G ke 5G memiliki dua model konfigurasi ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 3335 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library