DOI: ©Department of Statistics, Universitas Negeri Padang
1
UNP JOURNAL OF STATISTICS AND DATA SCIENCE
Vol. I Nomor 1, Tahun 2023. Halaman 1-7. ISSN(Online): 2985-475X
Time Series ARIMA and Asymmetric GARCH Modeling on
Stock Return at PT. Telecommunication Indonesia Tbk
Hana Rahma Trifanni
*
, Dony Permana, Nonong Amalita, Atus Amadi Putra
Departemen Statistika, Universitas Negeri Padang, Padang, Indonesia
*Corresponding author: trifannihanarahma@gmail.com
ABSTRACT
Stock returns are economic and financial data that have non-constant variances. This can lead to
heteroscedasticity problems in the residuals, so an ARCH/GARCH model is needed. In addition, stock returns have
high volatility. The magnitude of the change in volatility when there is a movement in the return value is called the
asymmetric effect or leverage effect. The existence of volatility can cause market risk and investor uncertainty,
therefore volatility estimation is carried out through a modelling process to control and reduce market risk. The right
model to use is the asymmetric GARCH. The purpose of this study is to model the time series on stock return at PT.
Telekomunikasi Indonesia Tbk uses ARIMA and asymmetric GARCH, then the best model is selected based on the
level of accuracy of the model. This research is an applied research. This research begins with studying and
analyzing relevant theories to the problem, then continues with data collection. The data used is daily stock return
data from February 2020 to February 2022 as many as 488 data. The result showed that the best model in modeling
stock return is ARMA(0,1). The accuracy of this model is very good with MAD value of 0,0018 and RMSE value of
0,0025.
Keywords: Asymmetric GARCH, GARCH, Modeling, Stock Return, Volatility.
I. PENDAHULUAN
Ketersediaan dana dijadikan sebagai faktor utama untuk kelangsungan suatu perusahaan. Salah satu cara yang
dapat dilakukan untuk memperoleh dana yaitu menggunakan modal pemilik perusahaan dan keuntungan yang
diperoleh perusahaan pada periode sebelumnya. Akan tetapi, perusahaan-perusahaan besar tidak mungkin
mengandalkan dana yang ada dalam perusahaan saja. Perusaan tersebut juga membutuhkan dana dari luar perusahaan
berbentuk saham melalui pasar modal. Menurut (Rusdiana, 2017), pasar modal memiliki peranan penting dalam
pertumbuhan perekonomian suatu negara dengan adanya fungsi ekonomi dan fungsi keuangan yang dijalankan secara
bersamaan.
PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi yang memiliki market
share terbesar di Indonesia. Perusahaan ini termasuk ke dalam indeks LQ45 sehingga memiliki risiko yang kecil
ketika ingin berinvestasi. LQ45 merupakan indeks yang terdiri dari 45 saham pilihan dengan mengacu pada 2 variabel
yakni likuiditas perdagangan dan kapitalisasi pasar. Setiap 6 bulan, terdapat pembaharuan terhadap saham-saham
yang masuk ke dalam indeks LQ45 tersebut (Marthalena dan Malinda, 2011: 100). Return yang diperoleh investor
apabila berinvestasi pada saham dapat berupa capital gain atau dividen. Namun, kebanyakan investor menginginkan
keuntungan dengan cepat sehingga lebih menginginkan keuntungan dalam bentuk capital gain dibandingkan dividen
(Jogiyanto, 2013).
Di global investasi saham, terdapat beberapa indikator penting yang dibutuhkan untuk mengantisipasi aset dari
kerugian. Salah satu indikator penting yang harus diamati adalah volatilitas. Adanya volatilitas akan menyebabkan
risiko dan ketidakpastian investor semakin besar. Investor bisa mengontrol serta mengurangi risiko pasar yang berasal
dari aset-aset yang diperdagangkan seperti saham dengan cara mengestimasi volatilitas melalui proses pemodelan.
Return saham yang memiliki volatilitas tinggi dapat menyebabkan variansi residual akan selalu berubah seiring
dengan perubahan atau tidak konstan. Pada kondisi tersebut, adanya kemungkinan terjadi heteroskedastisitas atau
variansi tidak homogen (Khairunnisa, 2014). Terkait dengan adanya volatilitas tinggi, model Autoregressive
This is an open access article under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any
medium, provided the original work is properly cited. ©2022 by author and Universitas Negeri Padang.
Submitted : 11 Agustus 2022
Revised : 17 November 2022
Accepted : 05 Januari 2023