JIP (Jurnal Informatika Polinema) ISSN: 2614-6371 E-ISSN: 2407-070X Halaman | 21 Penerapan Algoritma Apriori Untuk Mempercepat dan Mempermudah Akses Barang di Gudang Material (Studi Kasus pada PT.XYZ) Arwin Datumaya Wahyudi Sumari 1,4 , Maulana Zinedin Zidane 2 , Odhitya Desta Triswidrananta 3 1 Cognitive Artificial Intelligence Research Group (CAIRG), Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Malang 2,3 Program Studi Teknik Informatika, Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang 4 Program Studi Teknologi Persenjataan, Fakultas Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan 1 arwin.sumari@polinema.ac.id, 2 maulanazinedinzidane@gmail.com, 3 odhitya.desta@polinema.ac.id Abstrak Pada sebuah gudang material dengan beragam jenis barang dalam jumlah besar, menemukan satu barang atau kombinasi beberapa barang sesuai permintaan menjadi sebuah tantangan yang perlu diberikan solusi. Kecepatan dan kemudahan akses barang merupakan parameter-parameter penting yang membantu petugas gudang dalam memperoleh barang-barang sesuai yang diminta. Dalam penelitian ini telah dibangun sebuah sistem pemberi rekomendasi penataan barang atau kombinasi beberapa barang pada rak-rak di dalam gudang material menggunakan algoritma apriori. Studi kasus menggunakan data transaksi barang di gudang material PT. XYZ dengan beberapa kombinasi barang sesuai dengan kondisi riil. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa sistem perekomendasi akan memberikan hasil penataan barang atau kombinasi beberapa barang yang optimal bila menggunakan nilai minimum support 2% yang mana akan diperoleh frequent 1-itemset sebanyak 55 itemset dan frequent 2-itemset sebanyak 26 itemset. Dari pengujian pada frequent 2-itemset diperoleh bahwa kombinasi terbaik adalah nilai minimum support 2% dan nilai minimum confidence 40% yang menghasilkan 42 aturan asosiasi pada kombinasi 2 macam barang yang sering diambil secara bersamaan. Untuk rekomendasi penentuan lokasi barang didasarkan nilai lift ratio (LR) dari setiap kombinasi barang. Penataan ulang lokasi barang-barang berdasarkan nilai LR telah mampu mereduksi jarak antara meja petugas dengan lokasi barang hingga rerata 77% sehingga meningkatkan kecepatan pengambilan barang rerata 79%. Menggunakan parameter support, confidence, dan LR secara bersama telah mampu meningkatkan kepresisian penentuan lokasi barang-barang dalam gudang material. Kata kunci : algoritma apriori, frequent itemset, gudang material, lift rasio, tata ulang lokasi barang 1. Pendahuluan Pada era globalisasi saat ini, tingkat persaingan di berbagai bidang usaha semakin meningkat. Keadaan ini mendorong para pemain di bidang usaha untuk melakukan penyesuaian dengan menyusun strategi usaha agar dapat memenangkan persaingan usaha. Strategi yang diterapkan diharapkan dapat menjadikan perusahaan beroperasi secara efisien agar dapat meningkatkan daya saing. Efisiensi dapat dilakukan pada banyak aspek, diantaranya adalah mereduksi semaksimal mungkin biaya layanan kepada konsumen. Salah satu biaya layanan tersebut adalah waktu tunggu antara permintaan dan penerimaan barang yang diambilkan dari gudang. Gudang adalah bagian terpenting dari satu proses produksi dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan material produksi, di samping manajemen gudang untuk mengatur dengan baik aliran barang. Tata letak barang di dalam gudang memiliki peran penting karena memberi dampak strategis kepada perusahaan pada aspek diantaranya kapasitas, aliran material, fleksibilitas, biaya, dana kualitas lingkungan kerja. Tata letak gudang juga diperlukan guna memudahkan pengambilan barang serta penataan barang yang akan disimpan, Rahardjo, (2017). Dengan pengaturan tata letak gudang yang baik dan rapi, maka produktivitas perusahaan akan meningkat, Aristanto (2017). Salah satu perusahaan yang memanfaatkan manajemen pergudangan adalah PT. XYZ di Kota Malang. Perusahaan ini bergerak di bidang industri gula dan memiliki unit Gudang yang menyimpan beragam barang material kebutuhan pabrik para rak- raknya. Penyusunan beragam jenis barang material yang belum tertata rapi memberikan kesulitan bagi petugas gudang ketika mengambil barang material yang diminta. Lebih lagi penataan barang material yang masih belum berdasarkan pada jenis barang material atau kombinasi dari jenis-jenis barang tertentu yang sering diambil, juga menjadikan biaya layanan tinggi ditinjau dari aspek kecepatan dan kemudahan memperoleh barang atau kombinasi barang. Memperhatikan hal di atas, diperlukan satu cara untuk membantu pegawai gudang dalam menata barang-barang material pada rak-rak yang bersesuaian guna meningkatkan kecepatan akses barang-barang material ditinjau dari permintaan