EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN KONSELING Taqyah Muthmainnah Azzami 1 , Najwa Sabila 2 , Salma Azzahra 3 ,Sabina kaila Zahra 4 , Sigit Muryono 5 Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Univeristas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka taqyahazzami@gmail.com, najwaasabila1@gmail.com, azahrasalma518@gmail.com, sabinakaila20@gmail.com sigit.muryono@uhamka.ac.id Abstract Evaluasi dalam dunia pendidikan sering kali dipahami hanya sebagai proses penilaian. Penilaian ini dilakukan baik secara formatif maupun sumatif. Melalui evaluasi, dapat dilihat bagaimana kinerja setiap individu yang terlibat dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling, serta apa yang perlu diperbaiki untuk program bimbingan dan konseling di masa mendatang, yang semuanya bergantung pada hasil evaluasi tersebut. Secara umum, evaluasi bertujuan untuk memberikan penilaian berdasarkan kriteria tertentu. Selain itu, evaluasi juga berarti upaya untuk mengkaji atau menganalisis program layanan bimbingan dan konseling yang telah dilaksanakan, sehingga dapat mengembangkan dan menyempurnakan program bimbingan secara khusus dan program pendidikan secara keseluruhan. Kata kunci: Evaluasi, Evaluasi program BK, Bimbingan konseling I. PENDAHULUAN Program bimbingan dan konseling (BK) berperan penting dalam mendukung perkembangan siswa di lingkungan pendidikan. Seiring dengan semakin kompleksnya masalah yang dihadapi siswa, baik dalam aspek akademis, sosial, maupun emosional, kebutuhan akan program BK yang efektif menjadi semakin mendesak. Oleh karena itu, evaluasi terhadap program BK sangat penting untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan memenuhi kebutuhan siswa dan mencapai tujuan yang diinginkan. Tujuan dari evaluasi ini adalah untuk menilai efektivitas program, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Melalui evaluasi, sekolah dapat mengumpulkan data dan umpan balik yang berharga dari siswa, orang tua, dan tenaga pendidik, sehingga membantu dalam merumuskan kebijakan yang lebih baik dan strategi intervensi yang tepat. Di samping itu, evaluasi program BK juga berkaitan dengan akuntabilitas. Dengan adanya bukti empiris mengenai dampak dan hasil program, lembaga pendidikan dapat menunjukkan kepada pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat, bahwa mereka berkomitmen untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi. Dengan demikian, penting bagi setiap institusi pendidikan untuk secara rutin melakukan evaluasi program bimbingan dan konseling agar dapat meningkatkan kualitas layanan dan memberikan dukungan yang optimal bagi perkembangan siswa.