JEPCA Journal of Electrical Power Control and Automation Vol 6, No 1 (2023): Juni, 8-10 Program Studi Teknik Listrik Universitas Batanghari ISSN 2621-556X (Online), DOI 10.33087/jepca.v6i1.102 8 Pengolahan Lindi Tempat Pemprosesan Akhir Sampah Talang Gulo Dengan Metode Elektrolisis Guntar Marolop S*, Siti Umi Kalsum, Venny Yusiana, Nur Juliana Putri Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Batanghari *Correspondence: guntarmarolops@gmail.com Abstrak. Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Talang Gulo control landfill telah dinonaktifkan dan digamti menjadi TPA Sanitary Landfill di kota Jambi. Walaupun telah dinonaktifkan, namum limbah hasil dekomposis sampah di TPA control landfill tersebut harus dikelola. Salah satu limbah yang dikelola adalah lindi. Sebelum dialirkan ke lingkungan, lindi harus diolah pada kolam lindi agar lingkungan penerima tidak tercemar. Beberapa para meter lindi yang harus dikelola adalah mercury (Hg) dan kadmium (Cd), karena bila kedua parameter ini masuk ke air permukaan maka akan berdampak negatif terhadap biota air. Penelitian direncanakan di Laboratorium Teknik Universitas Batanghari. Dalam skala laboratorium, parameter Hg dan Cd dari lindi dapat diturunkan dengan metode elektrolisa. Elektrolisis merupakan salah satu alternatif metode pengolahan air lindi karena proses reaksi kimia dengan perantara elektroda mampu menurunkan parameter Hg dan Cd. Hipotesis yang dapat diambil adalah metode elektrolisis dapat menurunkan parameter Hg dan Cd lindi TPA. Kata Kunci : Sampah, Lindi, Elektrolisis Abstrak. The Talang Gulo control landfill waste final processing site (TPA) has been decommissioned and converted into a Sanitary Landfill TPA in the city of Jambi. Even though it has been deactivated, the waste resulting from the decomposition of waste at the TPA control landfill must be managed. One of the wastes that is managed is leachate. Before being released into the environment, leachate must be processed in leachate ponds so that the receiving environment is not polluted. Some of the leachate parameters that must be managed are mercury (Hg) and cadmium (Cd), because if these two parameters enter surface water they will have a negative impact on aquatic biota. The research is planned at the Batanghari University Engineering Laboratory. On a laboratory scale, the Hg and Cd parameters of leachate can be reduced using the electrolysis method. Electrolysis is an alternative method for processing leachate because the chemical reaction process using electrodes can reduce the Hg and Cd parameters. The hypothesis that can be taken is that the electrolysis method can reduce the Hg and Cd parameters of landfill leachate. Kata kunci. Garbage, Leachate, Electrolysis PENDAHULUAN Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) sampah Talang Gulo control landfill yang telah non aktif. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, TPA yang telah ditutup masih diperlukan pengawasan yang optimal dalam masa 5 tahun setelah penutupan mengingat TPA masih menghasilkan limbah gas dan limbah cair yang dimanakan lindi. Parameter lindi terdiri dari parameter fisika dan parameter kimia yang meliputi pH, dissolved oxygen (DO), biochemical oxygen demand (BOD 5 ), chemical oxygen demand (COD), amonia total, nitrat, sulfat, besi, mercury dan cadmium serta parameter biologi adalah total koliform. Bila TPA masih aktif, lindi diolah pada kolam lindi. Bila TPA telah non aktif, maka diperlukan metode lain untuk memberi solusi dalam menurunkan parameter pencemar dalam lindi. Salah satu metode untuk menurunkan Hg dan Cd lindi dapat menggunakan metode elektrolisis. Menurut Soemargono, dkk. (2006) metoda elektrolisis dengan menggunakan elektroda alumunium dan karbon, dengan variasi tegangan listrik dan waktu elektrolisis dapat menurunkan Hg dan Cd dalam lindi. Selanjutnya disebutkan, proses elektrolisis dilakukan pada sumber tegangan listrik dengan variasi voltase dan variasi waktu elektrolisis, diperoleh hasil terbaik yaitu pada penurunan TSS sebesar 68,88% dan COD sebesar 81,95%, pada waktu proses 135 menit dan tegangan listrik 15 volt. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti ini bertujuan untuk meneliti perubahan kadar Hg dan Cd dengan metode elektrolisis elektroda alumunium dan tembaga mengacu pada Permen LHK No. P.59 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Lindi bagi Usaha dan/atau Kegiatan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah. Tinjauan Pustaka Di TPA non aktif, sampah masih mengalami proses dekomposisi alami dalam jangka waktu yang lama. Hal ini menunjukkan bahwa TPA non katif, masih ada proses yang menghasilkan beberapa zat yang dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan terhadap TPA yang telah di tutup (Royadi,2006). Perlunya pengawasan dimaksud karena TPA non aktif masih menghasilkan lindi. Parameter lindi terdiri dari parameter fisika yang meliputi Suhu dan Total Suspendid Solid (TSS) dan parameter kimia diantaranya Hg dan Cd serta parameter biologi adalah total koliform