EdukasI: Jurnal Pendidikan Dasar ISSN 2722-5224 Vol. 3, No. 2, 2022, pp. 141-150 141 http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/edukasi Penerbit: STAHN Mpu Kuturan Singaraja Kajian Teoritis Perbandingan Kurikulum IPS di Indonesia dan Amerika I Ketut Suparya Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Indonesia iketutsuparya@gmai.com ARTICLE INFO ABSTRACT Received 2022-08-19 Revised 2022-09-12 Accepted 2022-09-30 This is an open access article under the CC–BY-SA license. The purpose of writing this article is to compare the social studies curriculum developed in Indonesia with that of the United States. The analysis focused on the history of development, the material taught and the evaluation carried out on social studies learning. The results of the analysis show that social studies education in Indonesia and America has a different history of development, if in Indonesia it developed because of the G30/SPKI rebellion while in America it developed because of the civil war due to multiethnicity in the country. Social studies material in Indonesia is developed in an integrated manner with other subjects taught at the elementary school level, while social studies in America is theme-based. The development of social studies material in Indonesia and America was both developed with the standard 10 themes set by the NCSS. The general assessment of the social studies assessment in both Indonesia and America emphasizes three areas of competence, namely cognitive, affective and psychomotor competencies. Keywords: Curriculum; Social Studies; Indonesian; American Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membandingkan kurikulum IPS yang dikembangkan di Indonesia dengan di Amerika Serikat. Analisis difokuskan pada sejarah perkembangan, materi yang dibejalarkan serta evaluasi yang dilakukan pada pembelajaran IPS. Hasil analisis menunjukkan pendidikan IPS di Indonesia dan Amerika memiliki sejarah perkembangan yang berbeda, jika di Indonesia berkembang karena adanya pemberontakan G30SPKI sedangkan di Amerika berkembang karena adanya perang saudara akibat multietnis di negara tersebut. Materi IPS di Indonesia dikembangkan terpadu dengan mata pelajaran lain yang dibelajarkan pada jenjang sekolah dasar sedangkan IPS di Amerika berbasis tema. Pengembangan materi IPS di Indonesia dan Amerika sama-sama dikembangkan dengan standar 10 tema yang telah ditetapkan oleh NCSS. Penilaian secara umum penilaian pada IPS baik di Indonesia dan Amerika menekankan pada tiga ranah kompetensi yaitu kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor. Kata Kunci: Kurikulum; IPS; Indonesia; Amerika