108 | Seminar Nasional Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0 IMPRESI NILAI KARAKTER KEBIJAKSANAAN TOKOH UTAMA HIKAYAT HANG TUAH Tia Pratiwi, Sarwiji Suwandi, dan Nugraheni Eko Wardani Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret Email: pratiwitia95@student.uns.ac.id Abstrak: Hikayat Hang Tuah merupakan kisah yang menceritakan tentang seorang hulu balang di sebuah kerajaan yang amat termahsyur pada masa kejayaan melayu. Hang Tuah memiliki sikap dan kepribadian yang teramat baik sehingga Hang Tuah dijadikan orang yang paling berpengaruh pada kerajaan tersebut, Sikap yang dimiliki hang tuah salah satunya beriorientasi pada nilai yang terkandung dalam pendidikan karakter. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis nilai karakter kebijaksanaan yang dimiliki oleh Hang Tuah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif tipe deskriptif dengan cara menganalisis isi yang mencerminkan nilai karakter kebujaksanaan pada hikayat Hang Tuah. Sumber data yang menjadi objek kajian dalam dalam penelitian ini berupa buku Hikayat Hang Tuah Karya Bot Genoot Schaf yang diterbitkan oleh Pusat Bahasa Kementrian pendidikan Nasional tahun 2010. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu content analysis. Adapun kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini berupa kejiwaan tokoh utama dalam hikayat Hang Tuah memiliki sifat yang mencerminkan nilai karakter kebijaksanaan. Hal itu dibuktikan dengan perilaku yang tergambar melalui cerita, dialog antar tokoh, serta pendapat tokoh lain yang mepdukung sikap kebijaksanaan yang dimiliki oleh Hang Tuah. Kata kunci: pendidikan karakter, kebijaksanaan, hikayat Hang Tuah PENDAHULUAN Sastra lama merupakan hal yang mulai dilupakan oleh generasi muda saat ini. Keberadaan sastra lama saat ini mulai di anggap bukan suatu hal yang menarik karena biasanya sastra lama menceritakan mengenai kejadian yang terjadi saat itu. Sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi hal tersebut tentunya tidak sesuai dengan kenyataan yang ada pada saat ini (Fang, 2011). Hikayat yang merupakan bagian dari sastra lama juga mengalami masalah yang sama karena di anggap sebagai cerita usang, tak terkecuali dengan hikayat Hang Tuah. Hikayat Hang Tuah yang sejatinya merupakan cerita sejarah tanah melayu mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Padahal di dalam hikayat Hang Tuah tersebut terdapat sikap dan kepribadian yang dimiliki Hang Tuah yang kemudian dapat di sesuaikan dengan nilai pendidikan karakter yang saat ini sangat gencar untuk dibentuk. Pendidikan karakter menjadi persoalan penting yang saat ini sedang di bahas di seluruh dunia. Berbagai negara yang ada di seluruh dunia juga menjadikan pendidikan karakter sebagai suatu hal yang penting sebgai upaya membentuk kepribadian baik bagi generasi muda. Tak terkecuali Indonesia yang juga melakukan hal yang sama dalam mngembangkan nilai karakter dan menjadikannya sebagai bagian dalam setiap pembelajaran (Lickona, 2004). Sikap Hang Tuah sejatinya sesuai dengan nilai karakter tersebut, namun pada penelitian ini hanya satu nilai karakter saja yang menjadi pembahasan dalam penelitian yaitu. Nilai karakter tersebut adalah nilai kebijaksanaan. Nilai kebijaksanaan merupakan salah satu nilai yang cenderung sering meninjol pada hikayat Hang Tuah ini. Hang Tuah sangat bijak sana dalam perilakunya baik pada saat ia bertuturkata, berperilaku, maupun saat mengambil keputusan dalam suatu berbagai situasi yang ditemuinya. CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by FKIP UNS Journal Systems