PERAN AGAMA DALAM MENGATASI LOGIKA MISTIKA Muhamad Alfin 1 Universitas Islam Negri Walisongo Semarang email: muhamadalfin030826@gmail.com Abstract Mystical logic is a way of thinking that if a person does not find a rational explanation he will associate it with mystical things. There are still many people in Indonesia who use the mystical logic way of thinking. This way of thinking is a factor inhibiting the progress of the nation. As Tan Malaka said in his Madilog, that mystical logic is the main factor in the Indonesian nation's progress. He also said that mystical logic is an instant way of thinking that cannot be accounted for. The existence of this research aims to make Indonesian people have a rational way of thinking. And aims to avoid misunderstanding of religion which is the root of mystical logic thinking. With the way religion plays a role to overcome the way of thinking with mystical logic, it is hoped that it can overcome these misunderstandings. Keywords: Mystical Logic; Rational; Religion. Abstrak Logika mistika adalah cara berfikir seseorang yang jika tidak menemukan penjelasan secara rasional ia akan mengaitkanya dengan hal-hal mistis. Masyarakat di Indonesia masih banyak sekali yang menggunakan cara berfikir dengan logika mistika. Cara berfikir seperti ini adalah faktor penghambat kemajuan bangsa. Seperti yang dikatakan Tan Malaka dalam Madilog-nya, bahwa logika mistika sebagai faktor utama ketidakmajuan bangsa Indonesia. Ia juga berkata bahwa logika mistika adalah cara berfikir instan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Adanya penelitian ini bertujuan untuk menjadikan masyarakat Indonesia agar memiliki cara berfikir rasional. Dan bertujuan untuk menghindari salah paham terhadap agama yang menjadi akar dari pemikiran logika mistika. Dengan cara agama berperan untuk mengatasi cara berfikir dengan logika mistika, diharapkan dapat mengatasi kesalahpahaman tersebut. Kata Kunci: Logika Mistika; Rasional; Agama 1. PENDAHULUAN Logika mistika adalah cara berfikir instan yang tidak bias dipertanggungjawabkan kebenaranya. Biasanya seseorang yang memakai cara berfikir seperti ini mengalami\sedang dalam posisi dimana melihat atau mengalami suatu peristiwa yang tidak bisa dijelaskan secara rasional. Pemikiran seperti ini masih banyak ditemukan di masyarakat Indonesia, terutama pada masyarakat yang cukup tertinggal dalam berfikir ilmiah. Ditambah lagi dengan budaya diindonesia yang masih percaya dengan hal-hal mistis daripada berfikir secara logis. Pengaitan dengan hal-hal mistis sudah menjadi peristiwa yang lumrah dikalangan 1