Available online at: http://journal.uny.ac.id/index.php/jpmmp
J. Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 2024,8(1), 63-68
Copyright © 2023, JPMMP, ISSN: 2549-4899
Pemanfaatan ekstrak daun ketapang (terminalia catappa l) sebagai antibakteri dan
antiembun pada cairan pembersih lensa kacamata
Utilization of ketapang leaf extract (terminalia catappa l) as an antibacterial and anti-dew in
glasses lens cleaning liquid
Wihdatun Na’im
1*
, Taufiq Bayu Nur Rahmat
1
, Januardo Fernandez Saragih
1,
Isti Yunita
2
Departemen Pendidikan Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
Departemen Pendidikan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
*
E-mail: wihdatunnaim.2021@student.uny.ac.id
Abstrak
Penggunaan kacamata secara terus-menerus dan kurang steril dapat menyebabkan kacamata
terkontaminasi bakteri yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Selain itu, permasalahan berupa
embun pada kacamata juga dapat membahayakan pengguna kacamata ketika berkendara. Daun ketapang
diketahui memiliki kandungan antibakteri dan isopropanol diketahui dapat memberikan efek antiembun.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas ekstrak dan konsentrasi optimal daun ketapang
(Terminalia Catappa L.) sebagai aktivitas antibakteri dan antiembun pada cairan pembersih lensa kacamata.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 3 kali pengulangan.
Perlakuan yang diuji adalah ekstrak metanol kulit batang kasturi 12,5%, 25%, 50%, 75%, dan 100%, dan
kontrol perlakuan dengan Aquades dan Ciprofloxacin. Uji bakteri dilakukan menggunakan metode difusi dan
parameter yang diukur adalah besaran zona hambat (mm) yang tumbuh pada media MH. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun ketapang yang optimal digunakan dalam pembuatan cairan
pembersih lensa yaitu sebesar 75% dengan nilai efektivitas yang paling tinggi yaitu sebesar 12,34%.
.
Kata kunci: antibakteri; antiembun; cairan pembersih lensa; ekstraksi
Abstract
Continuous use of glasses that are less than sterile can cause the glasses to become contaminated with
bacteria which can cause various diseases. Apart from that, the problem of dew on glasses can also endanger
glasses wearers when driving. Ketapang leaves are known to have antibacterial properties and isopropanol
is known to provide an anti-dew effect. The aim of this research is to determine the effectiveness of the extract
and optimal concentration of ketapang leaves (Terminalia Catappa L.) as antibacterial and anti-dew activity
in eyeglass lens cleaning fluid. This research used an experimental method consisting of 7 treatments with 3
repetitions. The treatments tested were musk stem bark methanol extract 12.5%, 25%, 50%, 75%, and 100%,
and control treatments with Aquades and Ciprofloxacin. The bacterial test was carried out using the diffusion
method and the parameter measured was the size of the inhibition zone (mm) that grew on MH media. The
research results show that the optimal concentration of ketapang leaf extract used in making lens cleaning
fluid is 75% with the highest effectiveness value being 12.34%.
Key words: antibacterial; anti-dew; lens cleaning fluid; extraction
PENDAHULUAN
Pada tahun 2014-2016, tercatat sekitar 8
juta penduduk Indonesia mengalami gangguan
penglihatan. Data ini diambil berdasarkan
survei oleh Rapid Asessment of Avoidable
Blindness (RAAB). RAAB mengungkapkan
prevalensi gangguan penglihatan dan kebutaan,
memiliki penyebab utama berupa output dan
kualitas layanan perawatan mata (Kemenkes,
2018). Dalam mengatasi hal ini, terapi yang
paling murah dan paling umum digunakan ialah
menggunakan kacamata. Namun, penggunaan
kacamata secara terus-menerus dan kurang
steril dapat menyebabkan kacamata
terkontaminasi bakteri yang dapat
menimbulkan berbagai macam penyakit
(Wijaya et al., 2022). Bakteri yang
mengontaminasi kacamata dapat menjadi
sumber penyebaran penyakit apabila dibiarkan