Corresponding author: Agstri Dwi Marsela agstridm31@gmail.com Ners Muda, Vol 4 No 2, Oktober 2023 e-ISSN: 2723-8067 DOI: https://doi.org/10.26714/nm.v4i2.8099 Laporan Kasus Studi Kasus Penerapan Teknik Handgrip Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Agstri Dwi Marsela 1 , Amin Samiasih 1 1 Program Studi Profesi Ners, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia Informasi Artikel Abstrak Riwayat Artikel: Submit 3 September 2021 Diterima 5 Oktober 2023 Diterbitkan 14 Oktober 2023 Kata kunci: Hipertensi; Teknik Handgrip Exercise; Tekanan Darah Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah meningkat melebihi batas normal dengan tekanan sistolik140mmHg dan tekanan darah diastolik 90 mmHg. Salah satu gejala yang dapat timbul dalam peningkatan tekanan darah berupa nyeri kepala. Aktivitas fisik latihan pembebanan seperti isometric handgrip dapat berpengaruh terhadap tekanan darah. Studi ini bertujuan menerapkan teknik handgrip exercise untuk penurunan tekanan darah pada asuhan keperawatan pasien hipertensi. Studi kasus ini mengguakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek studi kasus adalah pasien hipertensi sejumlah 2 paisen yang didapatkan secara incidental. Intervensi yang diberikan berupa evidence based practice teknik handgrip exercise selama ±15 menit. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan sphygmomanometer, yang digunakan untuk mengukur tekanan darah sebelum dan sesudah penerapan teknik handgrip exercise. Studi kasus dalam penerapan ini dilakukan selama 5 hari berturut- turut pada tanggal 17 Mei 2021 dan 12 July 2021 di kota Metro, provinsi Lampung. Pemberian teknik handgrip exercise selama 5 hari pada pasien menunjukan terdapat penurunan tekanan darah dengan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik pada kedua pasien yaitu 7,5 mmHg dan rata-rata penurunan tekanan darah diastolik pada kedua pasien adalah 10 mmHg. Penerapan teknik handgrip exercise yang penulis lakukan, memberikan pengaruh terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolic pada pasien hipertensi. Teknik handgrip exercise dapat digunakan sebagai salah satu penatalaksanaan non-farmakologi untuk pasien hipertensi. PENDAHULUAN Hipertensi merupakan keadaan tekanan darah yang tinggi yang dapat mempengaruhi sistem organ target pada tubuh penderita. Penanganan yang kurang tepat dapat menimbulkan kerusakan yang lebih berat pada penderita hipertensi, seperti stroke , penyakit jantung koroner (kerusakan pembuluh darah jantung), dan hipertrofi ventrikel kiri (pembesaran pada otot jantung). Hipertensi juga dapat menyebabkan penyakit lainnya seperti gagal ginjal, penyakit pembuluh lain dan penyakit lainnya (Syahrini, 2012). Penyakit hipertensi merupakan penyakit mematikan yang seringkali tanpa disertai dengan gejala terlebih dahulu. Penghirauan terhadap gejala yang sering muncul, seringkali dianggpa hanya sebuah gangguan biasa, sehingga terkadang terlambat untuk menyadari akan datangnya penyakit. Penyakit hipertensi dapat terjadi pada semua usia,berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar, 2018 bahwa terdapat 8,7