JSMBI ( Jurnal Sains Manajemen Dan Bisnis Indonesia ) Vol. 10 No. 1 Juni Hal. 1-9 2020 1 e-ISSN:2541-2566 p-ISSN:2088-916X Efek Profitabilitas Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Iluh Rian Anggraeni, Herman Sjahruddin, Niken Probondani Astuti Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar Bongaya Email: rianiluh00@gmail.com, herman.sjahruddin@gmail.com, niken.probondani@stiem-bongaya.ac.id Diterima:April 2020; Dipublikasikan:Juni2020 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak profitabilitas dan likuiditas terhadap harga saham perusahaan sub sektor manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2018. Populasi pada penelitian ini terdiri dari 25 perusahaan dan penarikan sampel yang dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 17 peusahaan makanan dan minuman terdapat 8 perusahaan yang datanya dianggap tidak layak yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda menggunakan software SPSS v.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan dan likuiditas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap harga saham. Kata Kunci: Return on asset, current ratio, closing price ABTRACT This study aims to determine the impact of profitability and liquidity on the share prices of food and beverage manufacturing sub-sectors listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2016-2018. The population in this study consisted of 25 companies and sampling was done using a purposive sampling method. The samples used were 17 food and beverage companies, there were 8 companies whose data were considered to be improperly listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2016-2018. The analytical tool used is multiple linear regression analysis using SPSS v.25 software. The results showed that profitability had a significant positive effect and liquidity had a significant positive effect on stock prices. Keywords: Return on assets, current ratio, closing price PENDAHULUAN Perusahaan sub sektor makanan dan minuman merupakan salah satu Sektor perusahaan industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Potensi industri makanan dan minuman di Indonesia bisa menjadi juara, karena supply dan user-nya banyak. kunci daya saing pada sektor ini adalah inovasi dan keamanan produk. Kementerian Perindutrian mencatat sepanjang tahun 2018, industri makanan dan minuman mampu tumbuh sebesar 7,91% atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional di angka 5,17%. Industri makanan dan minuman dapat bertahan tidak bergantung pada bahan- baku impor dan lebih banyak menggunakan bahan baku domestik. Selain itu, karakteristik masyarakat cenderung gemar berbelanja makanan, ikut membantu mempertahankan industri makanan dan minuman (https://kemenperin.go.id/ di unduh pada 25 Januari 2019). Meningkatnya harga saham sub-sektor makanan dan minuman, hal ini disebabkan karena produk makanan dan minuman yang diproduksi di Tanah Air banyak digemari dibeberapa Negara lain, misalnya mi instan yang sangat digemari di Negara-negara Afrika. Upaya untuk mendorong pertumbuhan sektor itu antara lain dengan aktif menciptakan iklim investasi yang kondusif. Kalau dilihat dari perkembangan realisasi investasi untuk sektor makanan dan minuman triwulan III/2017 mencapai Rp.27,92 triliun atau meningkat 16,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 untuk penanaman modal dalam dalam negeri dan USD 1,46 miliar untuk penanaman modal asing (https://kemenperin.go.id/. Diunduh pada 25 Januari 2019). Tinggi atau rendahnya suatu saham, ditentukan oleh harga dari saham tersebut, harga saham mencerminkan semua informasi yang ada di masyarakat sehubungan dengan nilai perusahaan. sehingga Harga saham merupakan salah satu indikator yang menunjukkan minat dari investor untuk memiliki saham suatu perusahaan. Jika harga saham perusahaan mengalami kenaikan, maka investor menilai perusahaan tersebut memiliki prestasi