© Yohanes Eki Apriliawan
Jurnal Archipelago
Vol. 03 (1), p 127-137, Juni 2024
127
AKSES TERBUKA
Diterima
15 Maret 2024
Disetujui
7 Juni 2024
Diterbitkan
Juni 2024
DOI
ARTIKEL
Inklusi Keuangan dalam Pengentasan Kemiskinan di Wilayah
Kepulauan: Studi Kasus Provinsi Kepulauan Riau
The Role of Financial Infrastructure Accessibility in Poverty
Alleviation in Archipelagic Regions: A Case Study of Riau Island
Province
Yohanes Eki Apriliawan
Badan Pusat Statistik
yohanes.apriliawan@bps.go.id
082268404565
Abstrak: Penelitian ini mengkaji pentingnya aksesibilitas infrastruktur
keuangan dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah kepulauan
Provinsi Kepulauan Riau. Kondisi geografis yang terdiri dari banyak pulau
menyebabkan tantangan tersendiri dalam menyediakan akses layanan
keuangan yang merata. Menggunakan Spatial Error Model dan data
granular hingga tingkat desa/kelurahan, penelitian ini menemukan bahwa
jumlah Bank dan keberadaan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) memiliki
pengaruh signifikan terhadap Global Relative Deprivation Index (GRDI).
Semakin banyak Bank dan ATM di suatu wilayah, tingkat kemiskinan
cenderung lebih rendah. Namun demikian, aksesibilitas infrastruktur
keuangan di Kepulauan Riau masih belum merata, terutama di wilayah
perdesaan yang memiliki tingkat kemiskinan lebih tinggi. Oleh karena itu,
rekomendasi kebijakan yang diusulkan meliputi perluasan jaringan Bank
dan penempatan ATM di perdesaan, inovasi layanan keuangan yang
disesuaikan dengan kondisi kepulauan, peningkatan literasi dan inklusi
keuangan masyarakat, pengembangan keuangan digital, serta perbaikan
infrastruktur transportasi antar pulau. Rekomendasi ini diharapkan dapat
memperluas akses terhadap layanan keuangan dan berkontribusi dalam
upaya pengentasan kemiskinan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Kata Kunci: Aksesibilitas; Infrastruktur Keuangan; Inklusi
Keuangan; Pengentasan Kemiskinan; Wilayah Kepulauan.