Aesculapius Medical Journal | Vol. 4 No. 1 | Februari | 2024 Hal. 94 Hubungan Tingkat Stres dengan Kecenderungan Gangguan Makan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa I Gusti Made Arya Janardana Kepakisan 1 , Putu Asih Primatanti 2 , Anak Agung Gede Indraningrat 3 1,2,3 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali Email 1 :janardanaarya@gmail.com e-Journal AMJ (Aesculapius Medical Journal) Vol. 4 No.1 | Februari | 2024 | Hal. 94 - 101 E ISSN: 2808-6848 ISSN: 2829-0712 Terbit: 29/2/2024 Abstrak Stres merupakan respon tubuh manusia atas perubahan yang menimbulkan respon regulasi, adaptasi fisik, psikologis, serta emosional. Pada mahasiswa khususnya mahasiswa kedokteran yang juga dikategorikan dengan kelompok dewasa muda, stres sering terjadi karena faktor internal dan eksternal. Stres diduga dapat memberikan dampak seseorang menderita kecenderungan gangguan makan. Gangguan makan mampu mengakibatkan suatu tekanan dalam hidup, maka dari itu gangguan makan termasuk masalah kesehatan yang tidak boleh diabaikan. Penelitian dilaksanakan guna mencari tau korelasi antara tingkat stres dan kecenderungan gangguan makan yang diidap mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Rancangan penelitian ini adalah studi analitik Kruskal-Wallis menggunakan metode simple random sampling dengan target 124 responden. Data dikumpulkan menggunakan angket pada responden yang sudah memenuhi syarat inklusi serta eksklusi. Data dianalisis dengan cara univariat serta bivariat. Analisis bivariat akan menerapkan metode Kruskal-Wallis dengan α<0.05. Dari 124 partisipan yang termasuk mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa menunjukkan 48 orang mengalami stres baik stres ringan, sedang, berat, serta sangat berat, kemudian 17 orang mengalami kecenderungan gangguan makan. Hasil dari analisis bivariat menyatakan adanya korelasi bermakna antara tingkat stres dan kecenderungan gangguan makan (nilai p = 0,001). Simpulan dari penelitian ini yakni ada korelasi signifikan antara tingkat stres dan kecenderungan gangguan makan pada mahasiswa FKIK Unwar. Kata kunci: Tingkat stres, gangguan makan, mahasiswa kedokteran Abstract [The Relationship between Stress Levels and Eating Disorder Tendencies in Students at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University] Stress is the body's response towards changes that caused regulatory response, physical, psychological and emotional adaptation. In students, particularly medical students who are categorized in the young adult age group, stress often occurs due to internal and external factors. Stress was thought to cause eating disorder. Eating disorder could cause pressures to one's life, and as such could present a serious health problem to a person. The purpose of this study was to determine the relationship between stress level and the tendency of eating disorder in medical students of Faculty of Medicine and Health Sciences Warmadewa University. One hundreds and twenty four respondents were selected using simple random sampling and met inclusion and exclusion criteria. Information from respondents were obtained by sending questionnaires online. Data obtained from this study was analysed statistically using univariate and bivariate methods. Bivariate analysis were performed using Kruskal-Wallis test with α<0.05. Among 124 respondents, 48 people experienced different stress levels whether it is mild, moderate, heavy or severe. In addition, 17 people experienced the tendency of eating disorder. The result of the bivariate analysis showed a significant relationship between stress level and the tendency of eating disorder (p value = 0,001). This study concluded that there is a significant relationship between stress level and the tendency of eating disorder among medical students of Warmadewa University Keywords: Stress level, eating disorder, medical students