Analisis Elemen Visual Semiotika: Perayaan Kematian dalam Film Animasi Coco dengan Tradisi Ngaben di Indonesia Anggi Helmyliani 1 , Andreas Rahmadana 2 , Anastasia Ndaru Estri Kinasih 3 , Dr. Slamet Supriyadi, M.Pd 4 Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret E-mail: pripus@staff.uns.ac.id ABSTRACT Comparing Visual Semiotics: Death Celebrations in Coco and Indonesia's Ngaben Tradition. This research conducts a comparative analysis between the visual representations of death in the animated film Coco and the Ngaben tradition in Indonesia. Utilizing a semiotic approach, this study reveals how both cultures employ visual and narrative symbols to create profound meanings about death. The findings of this research have broad implications for cross-cultural studies, film studies, and our understanding of the meaning of death in various social and cultural contexts. Additionally, this research can contribute to the development of educational curricula that integrate cultural studies and the arts. Keywords: Coco, Ngaben, death, death celebration, culture, semiotics, visual, animation, cultural comparison, cross-cultural ABSTRAK Penelitian ini melakukan analisis perbandingan antara representasi visual kematian dalam film animasi Coco dan tradisi Ngaben di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan semiotika, penelitian ini mengungkap bagaimana kedua budaya memanfaatkan simbol- simbol visual dan naratif untuk menciptakan makna yang mendalam tentang kematian. Hasil penelitian ini memiliki implikasi yang luas bagi kajian lintas budaya, studi film, serta pemahaman kita tentang makna kematian dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum pendidikan yang mengintegrasikan studi budaya dan seni. Kata kunci: Film Coco, Ngaben, kematian, perayaan kematian, budaya, semiotika, visual, animasi, perbandingan budaya, lintas budaya