JRSDD, Edisi Maret 2019, Vol. 7, No. 1, Hal:27 – 36 (ISSN:2303-0011) Studi Eksperimental Perkuatan Balok Beton Bertulang dengan Wiremesh dan GFRP Dedi Vernanda 1) Mohd Isneini 2) Fikri Alami 3) Abstract Reinforced concrete beams are structural elements that can experience damage and failure due to bending moments. The damage on this element can be repaired through reinforcement, one of which is using Fiber Reinforced Polymer (FRP). This study discusses the reinforcement of beam elements using hybrid reinforcement, which is a combination of FRP and wire mesh which are bonded by using epoxy resin glue. The beam has a span between two simple support of 1.5 m width and 15 cm height. The Beams are tested with two point loads gradually, started from zero to collapse. There were 6 pieces of beams tested, 2 beams without reinforcement, 4 beams with reinforcement of 2 layers of GFRP and 2 layers of wiremesh. The experimental results show that reinforced beams can increase load capacity up to 200% compared to unreinforced beams. The initial firsr load (P cr ) with reinforced beams also increases 100% compared to unreinforced beams. However, beams without reinforcement are more ductile than reinforced beams. Keywords: Beams, Concrete, GFRP, Strengthening, Wiremesh Abstrak Balok beton bertulang adalah elemen struktur yang dapat mengalami kerusakan dan kegagalan akibat momen lentur. Kerusakan pada elemen ini dapat diperbaiki dengan perkuatan yang salah satunya adalah menggunakan Fiber Reinforced Polymer (FRP). Penelitian ini membahas perkuatan elemen balok dengan menggunakan perkuatan hybrid yaitu gabungan antara FRP dan wiremesh yang diikat dengan lem epoxy resin. Balok mempunyai bentang diantara dua tumpuan sederhana 1,5 m, lebar dan tinggi 15 cm. Balok diuji dengan dua beban titik secara bertahap dari nol sampai dengan runtuh. Balok yang diuji ada 6 buah, 2 buah balok tanpa perkuatan, 4 buah balok dengan perkuatan 2 lapis GFRP dan 2 lapis wiremesh. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa balok dengan perkuatan mampu meningkatkan kapasitas beban sampai dengan 200% dibandingkan balok tanpa perkuatan. Beban retak awal (P cr ) balok dengan perkuatan juga meningkat 100% dibandingkan dengan balok tanpa perkuatan. Namun, balok tanpa perkuatan lebih daktail dibandingkan dengan balok dengan perkuatan. Kata kunci: Balok, Beton, GFRP, Perkuatan, Wiremesh 1) Mahasiswa pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lampung. 2) Staf pengajar pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lampung. Jalan. Prof. Sumantri Brojonegoro 1. Gedong Meneng Bandar lampung. 35145. 3) Staf pengajar pada Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Lampung. Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro 1. Gedong Meneng Bandar Lampung. 35145.