Pendahuluan Rahmat Ramdhani * 1 * Penulis adalah Dosen Jurusan Dakwah IAIN Bengkulu PROBLEMATIKA DAKWAH DI DUNIA ISLAM DAN SOLUSI FILOSOFISNYA Kata Kunci : problematika dakwah, dunia Islam dan solusi Abstract Identify the problems of propaganda (Ghodayah Da’wah) in the Islamic world can be divided into two aspects, namely the internal and external aspects. Namaun, both internally and externally indicate that the condition of Muslims is still underdeveloped in terms of human resources, both economic, educational and socio- political, so that linearly affects the development of Islamic preaching itself. Surely it is not just on the Inventory, but also must be able to provide a choice of solutions to solve, so the condition of Muslims in the international world could be better. Pada tahun 1400 H dalam acara simposium peran imigran Muslim di Amerika, banyak tokoh-tokoh Muslim dari berbagai negara termasuk Indonesia yang waktu itu dihadiri M. Natsir. Dari sana kemudian para tokoh ini memanfaatkan moment tersebut untuk berbincang-bincang tentang dunia Islam. Kemudian muncullah kesepakatan untuk menjadikan abad ke 15 Hijriah (pada waktu itu) sebagai abad kebangkitan Islam. Hal ini dilihat dari kondisi dunia Islam saat itu memang sangat tertinggal. Maka dimulailah abad kebangkitan Islam itu dengan tekad bersama untuk mengembalikan kejayaan Islam dengan segala kemampuan dan usaha yang dimiliki. 1 Saat ini (1435 H), setelah 35 tahun seruan itu dikumandangkan kondisi umat Islam belumlah seperti yang diharapkan sebagai sesuatu yang benar-benar bangkit. Umat Islam dunia masih saja dalam kondisi keterpurukan dan keterbelakangan. Meskipun telah beberapa orang, kelompok dan organisasi yang mulai bangkit dan menyerukan hal yang sama sambil menyadarkan umat Islam dan berkarya untuk membuktikan hal itu. Hingga saat ini praktis bisa dikatakan bahwa umat Islam memang masih sebagai sesuatu yang belum berarti (secara politis) bagi dunia. Kebanggaan yang dapat ditampilkan bagi umat Islam saat ini masih sangat sedikit sekali. Hanya negara Arab yang kaya dengan minyak dan sumber daya pertambangan, itupun karena keberuntungan takdir bahwa cadangan minyak terbesar dunia ada disana. 2 Tentang hal yang lain sangat sulit untuk mencarinya. Dibidang ekonomi masyarakat Muslim dunia sama sekali tidak bisa diandalkan. Sampai sekarang sistem yang brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal System IAIN Bengkulu (Institut Agama Islam Negeri)