1 Manajemen Kepemimpinan (Pimpinan Lembaga, Kepala Sekolah, dan Wali Kelas) Muhammad Yazid, Ahmad Mustafa Kamal, Moh. Amin Abbas, Mu’ammar Ali Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin Email: muhammadyazid965@gmail.com, mustafakamal95544@gmail.com, ali@uin-antasari.ac.id, amiinabbas0811@gmail.com Abstract This study explores the concept of isti’dzan (seeking permission) as described in Surah An-Nur verses 58-59, highlighting its significance within Islamic ethics, particularly in family life. The research aims to demonstrate how isti’dzan fosters privacy, respect, and harmony among household members. Using a qualitative approach and thematic interpretation, the study examines classical and contemporary Qur'anic exegesis, including works by scholars such as Ahmad Musthafa Al-Maraghi and M. Quraish Shihab. These verses establish clear guidelines for servants and children regarding times of privacy, such as before Fajr prayer, mid-day rest, and after Isha prayer. The findings emphasize the relevance of isti’dzan in promoting ethical boundaries and protecting personal spaces within modern households. This paper also provides practical insights into applying these values in contemporary life to maintain family unity and mutual respect. Abstrak Penelitian ini membahas konsep isti’dzan (meminta izin) sebagaimana dij elaskan dalam Surah An-Nur ayat 58-59, yang menekankan pentingnya menjaga privasi dan etika dalam kehidupan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana isti’dzan dapat membangun penghormatan, kenyamanan, dan keharmonisan antaranggota keluarga. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis tematik, kajian ini mengacu pada tafsir-tafsir klasik dan kontemporer, seperti karya Ahmad Musthafa Al-Maraghi dan M. Quraish Shihab. Ayat-ayat tersebut memberikan panduan jelas tentang waktu-waktu privasi, seperti sebelum shalat Subuh, saat istirahat siang, dan setelah shalat Isya, di mana anak-anak dan pembantu rumah tangga diwajibkan meminta izin sebelum masuk ke ruang pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep isti’dzan tidak hanya relevan dalam konteks tradisional, tetapi juga penting untuk diterapkan dalam kehidupan modern guna menjaga batasan etika dan melindungi ruang pribadi. Artikel ini memberikan wawasan praktis tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai ini untuk menciptakan harmoni dalam rumah tangga.