141 Aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal suku sasak (tradisi Banjar) sebagai penguat integritas bangsa Sahabudin 1 , Suandi 2 , Marazaenal Adipta 3 Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu 1 hajisahabudin110266@gmail.com, 2 suandiidi408@gmail.com, 3 adiptamara@gmail.com Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan proses aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal suku sasak (tradisi banjar) dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi banjar. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Gapura Kecamatan Pujut. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Sementara untuk teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal suku sasak (tradisi banjar) dilakukan secara nonformal artinya dilakukan secara langsung melalui pengenalan dilapangan berupa praktek keikutsertaan dalam banjar yang diberlakukan oleh masyarakat desa tersebut. Baik itu keterlibatan langsung orang tua atau anak dari salah satu keluarga yang ada di masyarakat desa tersebut. Dalam hal ini pengenalan terhadap konsep banjar oleh orang tua terhadap anak-anak dilakukan secara sengaja ataupun tanpa disadari sudah memberikan pemahaman ataupun penanaman nilai-nilai yang terkadung dalam tradisi banjar yang ada, 2) Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi banjar diantaranya nilai sosial, nilai ekonomi dan nilai gotong-royong. Dari ketiga nilai tersebut mampu memperkuat integritas bangsa melalui proses praktek langsung dari tradisi banjar itu sendiri. Kata Kunci: Nilai-Nilai Kearifan Lokal, Tradisi Banjar, Integritas Bangsa. Abstract This research was conducted to describe the process of actualizing the local wisdom values of the Sasak tribe (banjar tradition) and the values contained in the banjar tradition. The research design used in this research is a qualitative research with a case study approach. The research location was conducted in Gapura Village, Pujut District. The data collection techniques used in this study were direct observation, interviews and documentation. Meanwhile, the data analysis techniques used by researchers are data reduction, data presentation, and data verification. The results of the study indicate that: 1) The process of actualizing the values of local wisdom of the Sasak tribe (banjar tradition) is carried out non-formally, meaning that it is carried out directly through introduction in the field in the form of the practice of participating in the banjar imposed by the village community. Whether it's the direct involvement of parents or children from one of the families in the village community. In this case the introduction of the banjar concept by parents to children is done intentionally or unwittingly, it has provided an understanding or inculcation of the values contained in the existing banjar tradition, 2) The values contained in the banjar tradition include social values, economic value and mutual cooperation value. These three values are able to strengthen the integrity of the nation through a process of direct practice from the banjar tradition itself. Keywords: Local Wisdom Values, Banjar Tradition, National Integrity. Corresponding author : Sahabudin Email : hajisahabudin110266@gmail.com Volume 8 No 1 Juli 2022 Diterima: 10 Mei 2022 Direvisi: 20 Juni 2022 Diterbitkan: 11 Juli 2022 Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama