PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBENTUK PERSEPSI DAN KEPUTUSAN INDIVIDU UNTUK MELAKUKAN PERJALANAN IBADAH HAJI DAN UMRAH Muhammad Faiz Akbar 1 , Asep Amaludin 2 Abstract Along with the progress of the digital economy, the use of social media as a means to convey product information now provides a large market opportunity, especially for the millennial generation segment who are always connected to social media accounts. Social media such as Instagram, WhatsApp and other platforms have now become very important means of communication to encourage Muslims to carry out the Hajj and Umrah pilgrimages, as well as a da'wah platform to invite Muslims towards goodness. Therefore, the Kurnia Madani Tour Bureau has an innovation to carry out Islamic da'wah through promotions on social media to increase the number of Hajj and Umrah pilgrims, because this worship is dominated by the elderly. The method used in this research uses an analysis model in the form of: 1) Description or orientation stage; 2) Reduction Stage; and 3) Selection Stage. The results of this analysis show that by utilizing social media, the Kurnia Madani Tour Bureau can increase the number of pilgrims carrying out the Hajj and Umrah pilgrimages. Thus, the use of social media in the form of Instagram, Whatsapp, carried out by the Kurnia Madani Tour Bureau, can be an effective intervention model in carrying out promotional activities in various types of business, especially in the Hajj and Umrah pilgrimages. Keywords: Islam; Da’wah; Hajj and Umrah Worship; Social Media Abstrak Seiring dengan kemajuan ekonomi digital, penggunaan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan informasi produk kini memberikan peluang pasar yang besar, khususnya bagi segmen generasi milenial yang selalu terhubung dengan akun media sosial. Media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan platform lainnya kini menjadi sarana komunikasi yang sangat penting untuk mengajak umat Islam menjalankan ibadah haji dan umrah, sekaligus sebagai platform dakwah untuk mengajak umat Islam menuju kebaikan. Oleh karena itu, Biro Kurnia Madani Tour memiliki inovasi untuk menjalankan dakwah Islam melalui promosi di media sosial untuk meningkatkan jumlah jamaah haji dan umroh, karena ibadah ini banyak di dominasi oleh kalangan lansia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis berupa: 1) Tahap deskripsi atau orientasi; 2) Tahap Reduksi; dan 3) Tahap Seleksi. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa dengan pemanfaatan media sosial, Biro Kurnia Madani Tour dapat meningkatkan jumlah jamaah dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial berupa Instagram, Whatsapp, yang dilakukan