Zakat Sebagai Ibadah Sosial Dalam Meningkatkan… Fairuzarien Talitha Ariqoh, Nova Permata Sari [1] Jurnal Dinamika Hukum Vol. 1, 2025 Zakat Sebagai Ibadah Sosial Dalam Meningkatkan Ketaqwaan Dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Fairuzarien Talitha Ariqoh 1 , Nova Permata Sari 2 , Sawitri Yuli Hartati 3 Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. K.H. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Kec. Ciputat Timur. Kota Tangerang Selatan, Banten, 15419. * talithaariqoh09@gmail.com 1 novapermataaa@gmail.com 2 Abstrak Zakat adalah bagian dari harta yang wajib dikeluarkan oleh umat islam yang memenuhi syarat untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (asnaf). Zakat merupakan salah satu rukun Islam dan ibadah yang mengandung unsur sosial, ekonomi, dan spiritual. Makna tumbuh dalam arti zakat menunjukkan bahwa mengeluarkan zakat sebagai sebab adanya pertumbuhan dan perkembangan harta. Pelaksanaan zakat itu membuat pahala menjadi berlimpah. Sedangkan makna suci menunjukkan bahwa zakat adalah mensucikan jiwa dari kejelekan, kebatilan dan pensuci dari dosa-dosa. Kata Kunci: zakat, mensucikan jiwa. Abstract Zakat is part of the assets that must be expended by Muslims who meet the requirements to be given to groups who are entitled to receive it (asnaf). Zakat is one of the pillars of Islam and worship which contains social, economic and spiritual elements. The meaning of growth in the meaning of zakat shows that giving zakat is the cause of growth and development of assets. The implementation of zakat makes the rewards abundant. Meanwhile, the sacred meaning shows that zakat is to purify the soul from ugliness, falsehood and cleanse from sins. Keywords: zakat, purifies the soul. PENDAHULUAN Zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Dinamakan zakat, karena di dalamnya terkandung harapan untuk