Periodic , Vol 11 No 2 (2022) Chemistry Journal of Universitas Negeri Padang e-ISSN : 2339-1197 Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang (UNP) Jl. Prof. Hamka, Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Indonesia, 25131 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/kimia Page 16 Sintesis dan Karakterisasi Zat Warna Kuning Goethite (α- FeOOH) berbahan Pasir Besi Alam Athahirah 1 , Syamsi Aini* 2 1,2 Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang Jln. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang, Indonesia Telp. 0751 7057420 *syamsiaini@fmipa.unp.ac.id Abstract —Goethite yellow dye (α-FeOOH) is an inorganic synthesis product with natural iron sand as the basic material. Pure natural iron sand contains magnetic particles oxidized to produce Fe 3+ ions which can be used as starting materials for FeOOH compounds. Synthesis was carried out by coprecipitation method with NaHCO 3 as coprecipitation agent. The variation of the mass of iron sand is aimed at knowing the optimal comparison of the use of iron sand, H 2 SO 4 , and HNO 3 . The optimum ratio obtained between the mass of iron sand, H 2 SO 4 and HNO 3 is 3:10:10. Variations of pH synthesis were carried out at pH 2, 3, 4, 5 and 6 to produce a yellow color with different brightness. The pH causes the yellow color to get darker. The brightest yellow color was obtained at pH 2 synthesis. Characterization was carried out with DRUV-Vis to see the absorption wavelength, FTIR spectrophotometer to see the product's functional groups and XRD to see the crystal structure of the product. Keywords — Iron Sand, Goethite (α-FeOOH ) yellow pigment I. PENDAHULUAN Banyak kelimpahan sumber daya alam di Indonesia salah satunya yaitu pasir besi. Pasir besi dapat berasal dari laut, sungai maupun degradasi batuan hasil ledakan vulkanik gunung-gunung di Indonesia [1]. Pada tahun 2013 tercatat bahwa produksi pasir besi dari tambang Indonesia sebanyak 19.000.000 ton [2]. Pasir besi mengandung banyak mineral- mineral seperti magnesium, alumunium, titanium, silica, dan lain sebagainya. Mineral magnetit besi termasuk salah satu mineral paling banyak yang terdapat dalam pasir besi. Kandungan besi yang terkandung didalam pasir besi biasanya dalam bentuk oksida-oksida seperti magnetit (Fe 3 O 4 ), hematit (α-Fe 2 O 3 ), maghemit (γ-Fe 2 O 3 ) goethite (α-FeOOH) dan lain sebagainya [3]. Pasir besi banyak digunakan sebagai nanopartikel dibidang biomedis, untuk meningkatkan daya tekan dan kuat tarik pada beton, bahan dalam industri pembuatan zat warna dan banyak manfaat lainnya. Banyak kegiatan impor yang telah dilakukan demi memenuhi kebutuhan industry seperti cat dan pelapisan bahan. Dari sekian banyak bahan baku pembuatan cat termasuk didalamnya zat warna masih disuplai dengan cara mengimpor [4]. Salah satu zat warna yang dapat dibuat dari mineral magnetit (Fe 3 O 4 ) yang terdapat pada pasir besi adalah zat warna kuning goethite (α-FeOOH). Goethite (α-FeOOH) adalah mineral oksihidroksida yang banyak dijumpai di tanah salah satunya pada pasir besi [5]. Zat warna kuning goethite (α-FeOOH) sangat banyak kelebihannya seperti ramah lingkungan, tidak beracun, stabil dalam kimia, kuat dalam pewarnaan, tahan cuaca dan serangan dari luar lainnya. [6]. Oleh karena itu, penelitian terkait goethite (α-FeOOH) berbahan dasar pasir besi alam perlu dikembangkan, sehingga pasir besi alam menjadi material anorganik berharga dan memiliki nilai tambah dari segi ekonomi. Goethite (α-FeOOH) merupakan mineral oksihidroksida polimorf yang banyak dijumpai di tanah salah satunya pada pasir besi. Geothite berwarna kuning kemerahan hingga coklat, memiliki struktur simetri ortorombik dengan sudut yang sama yaitu 90 o C dan panjang rusuk masing-masingnya berbeda [5]. Goethite (α-FeOOH) memiliki band gap sebesar 2,1 eV 11 [7]. Gambar 1. Struktur FeOOH polimorf (a) goethite, (b) akageneite, (c) lepidocrocite, (d) ε-FeOOH Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, goethite (α-FeOOH) polimorf telah dipelajari baik secara teoritis maupun secara eksperimental khususnya oleh peneliti dibidang minerologi. FeOOH memiliki empat polimorf yaitu goethite (α-FeOOH), akaganeite (β-FeOOH), lepidocrocite (γ- FeOOH) dan (ε-FeOOH) yang ditemukan pada tekanan rendah [8].