Jurnal Rekayasa Tenik Sipil Universitas Madura Vol. 2 No.1 Juni 2017 ISSN 2527-5542 15 Dampak Pembangunan Mall Olimpic Garden (MOG) Terhadap Lalu Lintas Kota Malang Rifky Aldila Primasworo 1 1 Teknik Sipil, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Email : rifky.unitrimalang@gmail.com ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui karakteristik tarikan pergerakan dan dampak Mall Olympic Garden (MOG) terhadap tingkat pelayanan Jalan Kawi Kota Malang (2) Memberikan arahan pengelolaan lalu lintas akibat Mall Olympic Garden (MOG). Hasil yang diperoleh adalah (1)karakteristik dari pengunjung dan karakteristik perjalanan pengunjung MOG, (2) segmen I, DS hari libur pagi, siang dan sore 0,41;0,49; dan 0,62, tingkat pelayanannya yaitu B,C dan C. Hari Kerja pagi, siang dan sore sebesar 0,71;0,48; dan 0,62, tingkat pelayanannya yaitu C. Pada segmen II, DS, hari libur pagi, siang dan sore 0,44; 0,50; dan 0,61, tingkat pelayanannya yaitu B,C dan C. Hari kerja pagi, siang dan sore 0,68; 0,46; dan 0,60 tingkat pelayanan yaitu C. Tingkat pelayanannya persimpangan Jalan Kawi-Jalan Bromo adalah A. Tingkat pelayanan persimpangan Jalan Kawi-Jalan Ijen yaitu D pada hari libur dan F pada hari kerja. (3) Arahan pengelolaan jalan Kawi adalah penerapan skenario penataan parkir on-street di sisi utara dan sisi selatan, penertiban angkutan kota disekitar MOG, penertiban aktivitas mangkal becak dan perilaku kurang disiplin pengguna jalan disekitar MOG, penerapan sistem satu arah pada segmen I dan II (arah ke timur ke barat) serta penerapan sistem pintu masuk (in) pada Jalan Kawi dan pintu keluar (out) pada jalan Tenes, menurunkan rata-rata derajat kejenuhan sebesar 73,68% di segmen I. Penerapan skenario penambahan lebar kerja jalan dengan penataan parkir on-street di sisi utara dan sisi selatan, penertiban aktivitas angkutan kota, penertiban aktivitas tempat mangkal becak dan perilaku kurang disiplin jalan di sekitar MOG dan Penerapan sistem satu arah pada segmen I dan II (arah barat ke timur), menurunkan rata-rata derajat kejenuhan sebesar 61,70% di segmen II. Sehingga tingkat pelayanan Jalan Kawi tahun 2008 sampai tahun 2018 meningkat menjadi B pada segmen I maupun segmen II. Arahan pengelolaan persimpangan tidak bersinyal dengan penerapan skenario penertiban aktivitas angkutan kota dan becak serta dengan adanya penerapan sistem satu arah pada segmen II, akan menurunkan derajat kejenuhan 70,97%. Persimpangan bersinyal, skenario yang memungkinkan dengan pengaturan waktu siklus (c) dan belok kiri mengikuti lampu lalu lintas pada pendekat timur (Jalan Kawi Bawah). Sehingga, tingkat pelayanan yaitu B, D dan C. Sedangkan hari kerja pagi, siang dan sore, tingkat pelayanan yaitu E, F dan F. KEYWORDS: tingkat pelayanan, lalulintas, dampak 1. PENDAHULUAN . Perkembangan sarana perdagangan yang disertai dengan peningkatan pergerakan maka memicu besarnya arus lalulintas di ruas jalan sekitarnya. Pertumbuhan pembangunan fisik perdagangan dan jasa ini meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, sehingga dengan besarnya permintaan dari masyarakat Kota Malang maka menarik para developer dan investor untuk mengembangkan fasilitas perdagangan dan jasa di Kota Malang, yaitu membangun Mall Olympic Garden (MOG) bersama PT MTO (Mustika Taman Olympic). Dengan adanya pembangunan tersebut akan menimbulkan dampak lalu lintas yang berpotensi menimbulkan masalah lalu lintas. Hal ini karena Pembangunan MOG merupakan Perdagangan skala regional yang secara fisik lebih besar dari MATOS serta berdekatan dengan stadion Gajayana yang merupakan fasilitas olahraga. Menurut guru besar Teknik Sipil Unibraw Harnen Sulistyo, pembangunan MOG akan memunculkan dampak lalulintas http://prasetya.brawijaya.ac.id/okt06.html). oleh sebab itu, Pembangunan Mall Olympic Garden (MOG) secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap peningkatan pergerakan yang terjadi di sekitar sarana perdagangan, berdampak pada lalu lintas dan persimpangan di sekitar kawasan tersebut. Oleh karena itu perlu adanya kajian untuk merumuskan dampak MOG (Mall Olympic Garden) terhadap tingkat pelayanan Jalan Kawi dan persimpangan serta arahan pengelolaan lalu lintas yang sesuai berdasarkan kondisi tingkat pelayanan Jalan Kawi dan persimpangan. 2. METODE PENELITIAN 1. Diagram Alir Penelitian Dapat dilihat pada gambar 2.1 2. Lokasi dan Waktu Survei Lokasi penelitian yang dipilih adalah Mall Olympic Garden (MOG) yang terletak pada Kecamatan Klojen, Kelurahan Bareng. Wilayah penelitian meliputi koridor Jalan Kawi yag terletak antara perempatan Jalan Ijen sampai perempatan Jalan Kawi. Survei LHR dilaksanakan pada hari minggu dan hari senin (mewakili hari libur dan hari sibuk). Pengambilan dilakukan selama satu jam untuk mengetahui total volume lalu lintas selama satu jam, dilakukan pada perwakilan peak pagi (06.30-07.30), siang (12.00-13.30) dan sore (17.00-18.00) dan Metode survai wawancara dilakukan dengan melakukan interview kepada pengunjung MOG, dengan beberapa pertanyaan seputar karakteristik pengunjung dan karakteristik perjalanan. Untuk lebih jelasnya, lokasi studi dapat dilihat pada gambar 2.2. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Online Universitas Madura