Pengaruh Pemberian Ekstrak ( Marta Lina)34 PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN LEGUNDI (Vitex trifolia) SEBAGAI PESTISIDA NABATI PENGENDALIAN HAMA Plutella xylostella PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea) (The effect of application Legundi leaves extract (Vitex trifolia) as Pest Controller Plutella xylostella on Mustrad Plant (Brassica juncea)) Martha Lina Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta email: marthalinaa@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimal ekstrak daun Legundi (Vitex trifolia) sebagai pengendali hama Plutella xylostella pada tanaman sawi caisim (Brassica juncea), persentase mortalitas, pemendekan siklus hidup hama menjadi pupa, dan ada tidaknya pengaruh terhadap morfologi tanaman sawi caisim (Brassica juncea) setelah pemberian ekstrak daun Legundi (Vitex trifolia). Jenis penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Ekstrak daun Legundi Vitex trifolia dibuat dari 100 gram daun Legundi segar yang dihaluskan dengan pelarut air dan direndam selama 24 jam dalam 1000 ml air. Starter ekstrak daun Legundi Vitex trifolia dibagi menjadi 5 variasi dosis yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil uji statistik Oneway Anova diperoleh p= 0,005, sehingga (p<0,05) artinya ada perbedaan yang bermakna, yaitu ekstrak daun Legundi Vitex trifolia mengakibatkan mortalitas hama Plutella xylostella. Ekstrak daun Legundi Vitex trifolia pada dosis 20% adalah dosis paling efektif mengakibatkan kematian larva. Hasil uji statistik Oneway Anova menunjukkan tidak terdapat perbedaan rata-rata persentase terjadinya pembentukan pupa hama Plutella xylostella. Setelah penyemprotan ekstrak terhadap tanaman sawi caisim (Brassica juncea), menunjukkan tanaman sawi caisim (Brassica juncea) tetap hidup dan tidak ada kerusakan akibat terpapar ekstrak. Kata kunci: Ekstrak, Pestisida, Plutella xylostella. Abstract This research aimed to know which the concentration of Legundi (Vitex trifolia) leaves extract more effective as a pest controller of Plutella xylostella on mustrad (Brassica juncea), percentage of mortality, shortening life cycle from larvae to cocoon and the effect of Legundi leaves extract to mustard’s morphology (Brassica juncea) after application. This research used Completely Randomized Design. Legundi leaves extract made by 100 gram of fresh Legundi leaves, blended with water and submerged for 24 hours in 1000 ml water. The starter Legundi leaves extract devided 5 various concentration were 0%, 5%, 10%, 15% and 20%. The results of Oneway Anova p = 0,005 showed that the concentration of Legundi leaves extract application has a very significant effect on the mortality of Plutella xylostella larvae. The concentration of Legundi leaves extract 20% was capable of controlling Plutella xylostella attack. The results of Oneway Anova showed that the concentration of Legundi leaves extract has no significant effect on shortening life cycle from larvae to cocoon and Legundi leave extract were not caused the damage on mustard morphology after application. Key words: Extract, Pesticide, Plutella xylostella. Pendahuluan Kebutuhan sayuran terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu seiring meningkatnya kesadaran akan kebutuhan gizi. Hal ini menyebabkan bertambahnya permintaan sayuran, salah satunya sawi [1]. Sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Konsumennya mulai dari golongan masyarakat kelas bawah hingga golongan masyarakat kelas atas. Menurut data statistik Susenas - BPS (2011), konsumsi sawi dari tahun 2007 sampai 2011 terjadi peningkatan, sehingga tahun 2011 kebutuhan mencapai 1,2 ton sawi per minggu, dan sekitar 567 ton per tahun.