Widayanti, R. and Lestari, G. N. V. (2022) “Tingkat Capability Tata Kelola TI pada Siakad Menggunakan Framework COBIT 2019”, Sebatik, 26(1). Submitted: 2022-04-18 Accepted: 2022-05-20 Published: 2022-06-01 Sebatik Vol. 26 No. 1 Juni 2022 ISSN: 1410-3737(p) 2621-069X(e) Open access article licensed under CC-BY DOI:10.46984/sebatik.v26i1.1854 377 TINGKAT CAPABILITY TATA KELOLA TI PADA SIAKAD MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 2019 Riya Widayanti 1) , dan Gilda Nadia Vianda Lestari 2) 1,2 Sistem Informasi, Universitas Esa Unggul 1,2, Jl. Arjuna Utara No.9, 11510, Jakarta Barat, Indonesia E-mail: riya.widayanti@esaunggul.ac.id 1) , gildanadia08@student.esaunggul.ac.id 2) ABSTRAK Sistem informasi akademik (Siakad) merupakan salah satu sistem yang digunakan untuk mendukung proses keberlangsungan perkuliahan oleh sebab itu dibutuhkan pelayanan akademik yang tepat waktu, akurat dan memenuhi kebutuhan. Saat ini proses penjadwalan mata kuliah masih menggunakan proses manual sehingga proses penjadwalan mata kuliah saat ini memakan waktu yang cukup lama dan juga sumber daya yang dimiliki oleh Biro Administrasi Pembelajaran masih terbilang dibawah standar atau kurang sehingga masih terdapat banyaknya peran sumber daya yang memiliki double job. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat tingkat capability pada siakad Universitas Esa Unggul dan memberikan sebuah rekomendasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan visi dan misi Universitas Esa Unggul. Penelitian ini menggunakan framework COBIT untuk membantu melihat tingkat capability pada siakad Universitas Esa Unggul. Berdasarkan hasil penelitian maka dihasilkan tingkat capability pada siakad Universitas Esa Unggul saat ini berada pada level tiga yaitu defined yang artinya Universitas Esa Unggul sudah memberikan panduan di setiap proses yang ada sesuai dengan SOP (standard operating procedure) yang ada namun belum ada pengukuran layanan terkait penjadwalan mata kuliah pada siakad. Dalam hal ini diberikan sebuah rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan pelayanan siakad yaitu dengan pengukuran layanan terkait penjadwalan mata kuliah pada siakad dapat dilakukan dalam bentuk serquel, survei (feedback dari pengguna) dan kuesioner. Kata Kunci: Framework, COBIT, Tingkat Capability, Siakad, Sistem Informasi. 1. PENDAHULUAN Peranan teknologi sangatlah penting dalam mendukung proses bisnis dalam dunia pendidikan. Teknologi informasi sudah menjadi elemen penting dalam dunia pendidikan untuk dapat bertahan dalam meraih keunggulan yang kompetitif. Suatu institusi pendidikan memerlukan manajemen informasi yang tepat dan teknologi informasi yang sesuai agar dapat bersaing dengan institusi pendidikan lain. IT Governance Institute (ITGI) menjelaskan bahwa tata kelola TI merupakan tanggung jawab dari manajemen eksekutif atau direksi. Tata kelola TI berfokus pada dua hal yaitu bagaimana upaya TI memberikan nilai tambah bagi bisnis dan penanganan risiko ketika sudah dilaksanakan. Tata kelola TI memberikan gambaran dengan menerapkan prinsip yang dimiliki organisasi yang berfokus pada kegiatan manajemen dan TI agar mencapai sasaran atau tujuan dari organisasi (Wulandari, 2021). IT Governance memiliki berbagai inovasi, solusi dan perubahan yang akan membantu menyelaraskan proses bisnis perusahaan dengan proses TI (Bayastura dkk., 2021). Pada penerapan teknologi informasi tetap sesuai dengan tujuan proses bisnis perusahaan. IT Governance bertujuan untuk mengetahui tata kelola TI di dalam organisasi (Katili dkk., 2019). Untuk dapat memastikan kesesuaian kontribusi teknologi informasi terhadap tujuan perusahaan teknologi informasi perlu dikelola sebagai aset yang berharga dalam perusahaan. Pemanfaatan teknologi informasi dapat memberikan solusi dan keuntungan melalui peluang dimana peran teknologi informasi dalam mencapai visi misi perusahaan. Peluang diciptakan dari optimalisasi sumber daya perusahaan yang meliputi data, sistem aplikasi, infrastruktur sumber daya manusia. Penerapan tata kelola TI (IT Governance) dibutuhkan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Untuk melakukan penerapan teknologi informasi membutuhkan biaya yang relatif tinggi yang dimana timbulnya risiko dapat menjadi kegagalan yang cukup signifikan. Dalam hal ini yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk meminimalisir timbulnya risiko dalam penerapan teknologi informasi dibutuhkan konsistensi dalam bidang pengelolaan tata kelola IT yang baik (IT Governance). Teknologi informasi sudah diterapkan dalam institusi pendidikan dan organisasi pendidikan salah satunya Universitas Esa Unggul. Menurut (Amali dkk., 2021) bahwa teknologi informasi merupakan salah satu faktor yang membantu bisnis organisasi dalam menemukan inovasi dan layanan terbaru. Universitas Esa Unggul merupakan organisasi pendidikan yang menerapkan teknologi dalam proses operasionalnya seperti, sistem informasi akademik. Sistem informasi akademik merupakan suatu hal yang akan mendukung proses keberlangsungan