96 PEMBERIAN WARISAN PADA SALAH SATU AHLI WARIS KARENA MERAWAT ORANG TUA PERSPEKTIF TAFSIR HERMENEUTIK AYAT WARIS Agus Salim Hukum Syariah Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Email: agussalimsiogut@gmail.com ABSTRAK Fakta menunjukkan, bahwa sebagian masyarakat saat ini memberikan harta warisan untuk diwakafkan atau diberikan kepada ahli waris yang merawat orang tua. Hal itu dikarenakan ahli waris yang merawat orang tua lebih membutuhkan atau ia lebih merasakan kesulitan merawat orang tua, sehingga dalam pandangan ahli waris lain, ahli waris yang merawat orang tua lebih berhak mendapat semua harta warisan. Pemberian harta waris kepada ahli waris yang merawat orang tua seolah bertolak belakang dengan ketentuan ayat Al-Qur’an yang menetapkan warisan harus dibagi sesuai ketentuan dalam Al-Qur’an dan atau hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kembali tafsir ayat Al-Qur’an tentang waris dengan menggunakan metodologi deskriptif normatif dan pendekatan hermeneutika sebagai model penafsirannya. Penelitian ini diharapkan mampu berkontribusi terhadap pemikiran- pemikiran hukum Islam yang terus mengalami perubahan baik dalam pola tujuan dan ataupun sosiokulturnya, terutama hukum tentang al-Mu’amalah al-Insaniah. Kata kunci: Pembagian warisan, ahli waris, hermeneutika Hasan Hanafi ABSTRACT Facts show that some people currently give inherited assets to endow or give to heirs who care for their parents. This is because the heir who takes care of his parents needs it more or finds it more difficult to care for his parents, so that in the view of other heirs, the heir who takes care of his parents is more entitled to receive all the inheritance. Giving inheritance assets to heirs who care for their parents seems to be contrary to the provisions of the Al-Qur'an verse which stipulates that inheritance must be divided according to the provisions in the Al-Qur'an and/or hadith. This research aims to review the interpretation of Al-Qur'an verses regarding inheritance using normative descriptive methodology and a hermeneutic approach as a model of interpretation. It is hoped that this research will be able to contribute to Islamic legal thoughts which continue to experience changes both in the pattern of goals and/or socio-culture, especially the law regarding al-Mu'amalah al-Insaniah Keywords: Distribution of inheritance, heirs who care for parents, Hasan Hanafi’s hermeneutics