|JURNAL SINAU VOL . 10 NO . 1 APRIL 2024 122 PERAN SANGGAR MULYA BAKTI DALAM PELESTARIAN TARI TOPENG DI INDRAMAYU TAHUN 2005-2015 Riza Umami,* Budi Sujati,* SMA NU Juntinyuat Indramayu* Institut Pangeran Dharma Kusuma Indramayu* Email: rizaumami@gmail.com Abstract This study aims to explain the role of Sanggar Mulya Bhakti in the preservation of Mask Dance in Indramayu in 2005-2015. The research method used is the historical method, namely: heuristics, criticism, interpretation and historiography. The Mulya Bhakti studio was first established in 1983, which is located in the village of Tambi, Sliyeg, Indramayu Regency. The Mulya Bhakti studio is one of the existing art studios and continues to this day, this studio continues to preserve traditional arts, especially mask dance, amidst the many foreign cultures that have entered Indonesia without exception to the village of Tambi, Sliyeg Indramayu. Sanggar Mulya Bhakti has a role in the development of mask dance by means of preservation, performance and training. Suggestions from the results of this study are for Sanggar Mulya Bhakti, to further improve Mask Dance training, to improve administration, for the government and society to participate in promoting and preserving Mask Dance in Indramayu Regency. Keywords: Studio, Mulya Bhakti Mask, Preservation, Indramayu. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Sanggar Mulya Bhakti dalam pelestarian Tari Topeng Di Indramayu Tahun 2005-2015. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hitoris, yaitu: heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Sanggar Mulya Bhakti ini pertama kali didirikan pada tahun 1983 yang terletak di desa Tambi, Sliyeg Kabupaten Indramayu. Sanggar Mulya Bhakti merupakan salah satu sanggar seni yang ada dan terus bertahan hingga sekarang, sanggar ini terus melestarikan kesenian tradisional terutama tari topeng, ditengah-tengah banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia tanpa terkecuali ke desa Tambi, Sliyeg Indramayu. Sanggar Mulya Bhakti memiliki peran terhadap perkembangan tari topeng dengan cara pelestarian, pementasan dan pelatihan. Saran dari hasil penelitian ini yaitu bagi Sanggar Mulya Bhakti, lebih meningkatkan pelatihan-pelatihan Tari Topeng, lebih membenahi dalam bidang administrasi, untuk pemerintah dan masyarakat agar ikut mempromosikan dan melestarikan Tari Topeng di Kabupaten Indramayu. Kata Kunci: Sanggar, Topeng Mulya Bhakti, Pelestarian, Indramayu.