Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam ISSN: 2721-0901 Vol 1, No 1, November 2020, pp. 266-269 266 Peningkatan Keamanan Data dengan Menggunakan Equation pada Metode Playfair Cipher Rahmat Suriadi a,1,* ,Ramdan Satra a,2 ,Farniwati Fattah a,3 a Program Studi Teknik Informatika, Universitas Muslim Indonesia, Jalan Urip Sumoharjo KM.05, Makassar, 90231, Indonesia 1 rahmatsuariadi99@gmail.com; 2 ramdan@umi.ac.id; 3 farniwati.fattah@umi.ac.id; *corresponding author INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Diterima : 05 10 2020 Direvisi : 20 11 2020 Diterbitkan : 30 11 2020 Internet merupakan suatu sistem jaringan komputer yang terhubung satu sama lain di seluruh dunia. Jaringan ini memungkinkan penggunanya saling bertukar informasi satu sama lain tanpa batas. Dunia berkembang kian cepat seiring majunya teknologi informasi. Komunikasi kini menjadi tidak terbatas. Dengan banyaknya kemudahan untuk melakukan pengaksesan informasi, adakalanya diperlukan pengamanan informasi tersebut. Pengamanan ini berfungsi menangani pencegahan atas sampainya informasi ketangan yang tidak berhak yang dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi. Komponen yang penting pada metode playfair adalah tabel cipher yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi tabel bawaan yang diperkenalkan oleh playfair adalah tabel yang berbentuk matrik berukuran (5×5) yang berisi huruf kapital dari A- Z dengan menghilangkan J. Metode Playfair Cipher menggunakan pembentukan tabel berdasarkan kunci yang diketahui. Hasil enkripsi dan dekripsi data menggunakan simbol ASCII terhadap teks berupa equation atau rumus matematika tidak tepat digunakan dikarenakan ada banyak simbol matematika yang tidak ada dalam simbol ASCII seperti simbol akar (√), integral (∫), dll. This is an open access article under the CCBY-SA license. Kata Kunci: Metode Playfair Cipher Dekripsi ASCII Enkripsi Equation I. Pendahuluan Internet merupakan suatu sistem jaringan komputer yang terhubung satu sama lain di seluruh dunia. Jaringan ini memungkinkan penggunanya saling bertukar informasi satu sama lain tanpa batas. Dunia berkembang kian cepat seiring majunya teknologi informasi[1],[2]. Komunikasi kini menjadi tidak terbatas. Dengan banyaknya kemudahan untuk melakukan pengaksesan informasi, adakalanya diperlukan pengamanan informasi tersebut. Pengamanan ini berfungsi menangani pencegahan atas sampainya informasi ketangan yang tidak berhak yang dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi[3],[4],[5]. Kriptografi pada awalnya merupakan ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan pesan dengan cara menyandingkannya kedalam bentuk yang tidak dapat dimengerti lagi maknanya. Kemudian seiring dengan berkembangnya kriptografi yaitu kriptografi tidak lagi sebatas mengenkripsikan pesan, tetapi juga memberikan aspek keamanan yang lain seperti serangan dari kriptanalisis. Karena itu pengertian dari kriptografi berubah menjadi ilmu sekaligus seni untuk menjaga keamanan pesan[6],[7],[8]. Komponen yang penting pada metode playfair adalah tabel cipher yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi tabel bawaan yang diperkenalkan oleh playfair adalah tabel yang berbentuk matrik berukuran (5×5) yang berisi huruf kapital dari A- Z dengan menghilangkan J. Tabel bawaan yang ada pada playfair cipher tidak dapat mengenkripsi Plaintext yang berisiangka (0-9) dan simbol-simbol[9],[10]. Tabel playfair cipher telah dimodifikasi dengan tabel yang berbentuk tabel berukuran (8×8) yang pernah diteliti oleh [11] (Susanti, 2019) yang dapat digunakan untuk melakukan enkripsi huruf, angka dan simbol. Akan tetapi pada playfair 8×8 ini belum bisa mengekripsi data berupa equation/persamaan. Karena itu muncul suatu gagasan yang mengacu pada hal tersebut, yaitu untuk meninkatkan keamanan serta penggunaan kunci rahasia yang digunakan pada metode Playfair Cipher dengan menerapkam equation. Pada penelitian ini penulis mencoba membahas mengenai pengamanan data atau informasi dengan meningkatkan keamanan data dengan menerapkan equation pada metode playfair cipher.