Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing), Volume 9, No.3, Juli 2014 173 ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRESS AKADEMIK MAHASISWA REGULER PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN CIREBON POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA 1 Ira Suwartika, 2 Agus Nurdin, 3 Edi Ruhmadi 1,2,3 Dosen Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya Email: ira.suwartika99@gmail.com ABSTRACT Students as part of a group of individuals who are part of the targeted integration of nursing services, the most vulnerable groups to undergo homeostatic imbalance due to stress from academic life. An increasing number of academic stress will lower academic abilities that affect the achievement index and perceived stress load weight can lead a person to behave negatively. The aim of research to identify factors associated with academic stress regular students in fifth semester academic year 2014/2015 Diploma III of Nursing, Cirebon. The correlational analysis was used with cross sectional approach. The samples were to 77 respondents taken randomly. The data was taken used a questionnaire consisting of demographic data and statements to identify the level of academic stress using Depression Anxiety and Stress Scale 42 (DASS 42) and was analysed by chi-square test. The results showed that there is a significant relationship between age and level of academic stress (p=0.039), and a significant correlation between the number of visits to a health care center with academic stress level (p=0.008). Keywords: Academic Stress Level, Student. ABSTRAK Mahasiswa sebagai bagian dari sebuah kelompok individu merupakan bagian dari target integrasi pelayanan keperawatan, kelompok yang paling rapuh terkena ketidakseimbangan homeostasis karena stress dari kegiatan akademik. Peningkatan kejadian stres akademik akan meingkatkan kemampuan akademik yang mempengaruhi index prestasi dan beratnya stres dapat menyebabkan seseorang berperilaku negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan akademik stres pada mahasiswa Diploma III Keperawatan Cirebon. Desain penelitian adalah analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Responden sebanyak 77 mahasiswa diambil secara acak, instrumen yang digunakan yaitu kuesioner yang terdiri dari data demografi dan pernyataan mengenai level stres akademik dengan Depression Anxiety and Stess Scale 42 (DASS 42) dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia dan tingkat stres akademik yang signifikan (p=0.039) dan hubungan antara jumlah kunjungan ke puskesmas dengan tingkat stress akademik (p=0.008). Kata kunci: tingkat stres akademik, mahasiswa.