Sinteza eISSN : 2797-8133 Jurnal Famasi Klinis dan Sains Bahan Alam Vol.4, No.1, Februari 2024, Hal. 23-32 Vol.4, No.1, Februari 2024, Hal. 23-32 23 Gambaran Penggunaan Multivitamin selama Pandemi COVID-19 di Apotek Kota Pekanbaru Fina Aryani 1* , Windi Sayutia Ningsih 1 , Meiriza Djohari 1 , Anugrah Humairah 2 1 Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau, Pekanbaru 2 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan PMC, Pekanbaru *Corresponding author: Fina Aryani email : finaaryani@stifar-riau.ac.id Submitted: 26-07-2023 Revised: 23-01-2024 Accepted: 23-01-2024 DOI: 10.29408/sinteza.v4i1.21051 ABSTRAK Tingginya kasus COVID-19, mengharuskan masyarakat untuk melakukan berbagai upaya preventif atau pencegahan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga imunitas tubuh yang dapat ditingkatkan dengan penggunaan multivitamin. Multivitamin mengandung beberapa vitamin dan mineral, kecukupan zat gizi terutama vitamin dan mineral sangat diperlukan dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan multivitamin pada masyarakat di salah satu apotek Kota Pekanbaru selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan teknik pengambilan data secara retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah data semua penjualan multivitamin selama pandemi Covid-19 dari bulan Maret 2020 hingga Juni 2021. Sampel adalah semua populasi sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh. Data yang diambil adalah data sekunder berupa data penjualan multivitamin selama pandemi Covid-19 dari bulan Maret 2020 hingga Juni 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan nama multivitamin yang paling banyak adalah Zegavit ® sebanyak 10,41% dengan zat aktif Vitamin C sebesar 45,40%, bentuk sediaan multivitamin yang paling banyak terjual adalah tablet atau kaplet dengan persentase 68,16% dengan komposisi kombinasi sebesar 98,42%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan multivitamin yang paling tinggi angka penjualannya yaitu multivitamin kombinasi dengan bentuk sediaan tablet. Kata kunci: Apotek, Covid-19, multivitamin ABSTRACT The high number of COVID-19 cases requires people to make various preventive or preventive efforts, one of the efforts that can be done is to maintain body immunity which can be increased by using multivitamins. Multivitamins contain several vitamins and minerals, nutritional adequacy, especially vitamins and minerals, is needed in maintaining an optimal immune system. This study aims to determine the use of multivitamins in the community at one of the Pekanbaru City pharmacies during the COVID-19 pandemic. This study is a descriptive observational study with retrospective data collection techniques. The population in this study is data on all multivitamin sales during the Covid-19 pandemic from March 2020 to June 2021. The sample is all the population so that the sampling technique used is a saturated sample. The data taken is secondary data in the form of multivitamin sales data during the Covid-19 pandemic from March 2020 to June 2021. The results showed that the most sold multivitamin name was Zegavit® as much as 10.41% with the active substance Vitamin C amounting to 45.40%, the most sold multivitamin dosage form was tablets or caplets with a percentage of 68.16% with a combination composition of 98.42%. Based on the results of the study, it is concluded that the multivitamin with the highest sales rate is a combination multivitamin with a tablet dosage form. Keywords: COVID-19, Multivitamin, Pharmacy PENDAHULUAN Pada akhir tahun 2019, dunia digemparkan oleh pemberitaan penyebaran virus disejumlah negara salah satunya adalah Indonesia. Virus ini dikenal dengan nama novel