Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen (Jakman) ISSN 2716-0807, Vol 3, No 1, 2021, 69-82 https://doi.org/10.35912/jakman.v3i1.711 Pengaruh Kredit Bermasalah, Perputaran Kas, Efisiensi Operasional, Dana Pihak Ketiga, dan Likuiditas terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Perbankan (The Effect of Non-Performing Loans, Cash Turnover, Operational Efficiency, Third Party Funds, and Liquidity on Profitability in Indonesia's Banking Companies) Danny Lintang 1* , Kenny Ardillah 2 Fakultas Bisnis dan Komunikasi, Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis, Jakarta 1,2 l20617@lecturer.kalbis.ac.id 1* , kenny.ardillah@kalbis.ac.id 2 Riwayat Artikel Diterima pada 12 Desember 2021 Revisi 1 pada 3 Desember 2021 Revisi 2 pada 24 Desember 2021 Revisi 3 pada 21 Januari 2022 Disetujui pada 4 Maret 2022 Abstract Purpose: This study aims to determine the effect of non-performing loans, cash turnover, operational efficiency, third party funds, and liquidity on profitability (ROA and ROE). Research Methodology: The method used is panel data regression with a Random Effects model approach. Results: Non-performing loans have no effect on ROA and ROE. Cash turnover has no effect on ROA. Operational efficiency affects ROA and ROE. Third party funds affect ROA but have no effect on ROE. Liquidity affects ROA but has no effect on ROE. Limitations: This study uses data from banking companies with selection based on certain criteria and does not reflect the entire financial industry in general. Contribution: Bank’s management can maintain non-performing loans, cash flow, operational efficiency, third party funds, liquidity, and profitability carefully and in accordance with the latest regulations issued by Bank Indonesia, the Ministry of Finance, and the Financial Services Authority. Keywords: Third party funds, operational efficiency, non- performing loans, liquidity, cash turnover. How to cite: Lintang, D, Kenny Ardillah, K. (2021). Pengaruh Kredit Bermasalah, Perputaran Kas, Efisiensi Operasional, Dana Pihak Ketiga, dan Likuiditas terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Perbankan. Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen, 3(1), 69-82. 1. Pendahuluan Bank adalah salah satu bentuk perusahaan yang beroperasi di bidang jasa keuangan dengan fungsi menghimpun dana dalam bentuk tabungan dan deposito. Dana yang disalurkan bank umumnya digunakan oleh masyarakat untuk konsumsi, investasi, dan tambahan permodalan untuk pengembangan usaha (Akbar et al., 2018). Bank berperan signifikan dalam menggerakkan perekonomian (Tharu & Shrestha, 2019). Pemegang saham, pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK selalu memperhatikan kinerja keuangan perbankan. Kinerja keuangan ini dilihat dari laba operasi dan beberapa rasio keuangan lain yang dapat menggambarkan kinerja manajemen di dalam mengelola bank. Selain kinerja, risiko keuangan juga selalu diperhatikan. Risiko keuangan ini dapat menggambarkan daya tahan bank di dalam menghadapi perubahan siklus perekonomian dan faktor makro serta mikro, baik faktor ekonomi maupun non ekonomi (Asri, 2017). Adanya pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 memberikan pengaruh yang signifikan pada penurunan kinerja perbankan pada umumnya. Dalam situasi yang tidak baik ini, perusahaan selalu ingin menampilkan kondisi keuangan yang baik dan menciptakan citra tangguh kepada publik (Tirtawirya & Riyadi, 2021). Berdasarkan data dari Statistik Perbankan Indonesia, pertumbuhan jumlah rata-rata