Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.23, No.2, 2023, pp. 27-35
ISSN: 1411-6960 (Print) ISSN: 2714-6766 (Electronic)
DOI: 10.24036/sb.05070
http://sulben.ppj.unp.ac.id
27
Peningkatan nilai tambah produk gula tebu dan
kemasannya serta strategi pemasaran untuk
meningkatkan pendapatan petani gula di nagari
baringin Kabupaten Agam
Hasdi Aimon
1
Hari Setia Putra
*)1
, Hendra Dani Saputra
2
, Zul Azhar
1
, Nur Hasnah Ar
3
, Isra
Yeni
1
, Urmatul Uska Akbar
1
, Dwirani Puspa Artha
1
, Zul Hendra
1
1
Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Padang, Padang
2
Departemen Teknik Otomotif, Universitas Negeri Padang, Padang
3
Jurusan Teknologi Pertanian, Universitas Riau, Pekanbaru
*
)
Corresponding author, hari.putra@fe.unp.ac.id
Revisi 13/03/2023;
Diterima 23/04/2023;
Publish 09/06/2023
Kata kunci: produk
olahan, pemasaran, gula
tebu
Abstrak
Nagari Baringin Kabupaten Agam merupakan sentra budi
daya tanaman tebu dan terdapatnya usaha rumah tangga
yang mengelola tanaman tebu secara sederhana menjadi
gula merah dalam bentuk gula merah batok yakni
kelompok bungo tabu. Secara umum ditemukan
permasalahan yakni kelompok bungo tabu belum memiliki
peralatan dan mesin yang memadai dalam memproduksi
gula tebu sehinga hasil produksi masih sedikit. Secara
khusus permasalahan yang ditemukan yaitu: 1) nilai
tambah yang dimiliki pada produk gula masih rendah, 2)
belum adanya standar khusus pengemasan pada produk
olahan dan 3) petani gula tebu tidak memiliki pengetahuan
terkait pemasaran produk gula tebu. Permasalahan ini
harus segera dicarikan solusinya agar kelompok bungo
tabu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup
sehingga bisa membantu perekonomian keluarga dan
terus berkembang guna memberikan manfaat kepada
lingkungan dan perekonomian. Melalui kegiatan ini
diharapkan 1) dapat membantu kelompok bungo tabu di
Nagari Baringin dalam memproduksi gula tebu sehingga
diharapkan akan meningkatkan penghasilan keluarga, 2)
memiliki produk olahan gula tebu dan turunannya, 3)
memiliki design dan kemasan yang sesuai standar
penjualan serta 4) memiliki pengetahuan dan strategi
pemasaran yang tepat untuk produk olahan gula tebu.
Dalam kegiatan ini pendekatan yang dipakai adalah
pendekatan social learning theory. Para peserta dalam
program pelatihan diharapkan mampu mendapatkan dan
mengaplikasikan kompetensi khusus yang didapat selama
program pelatihan.
This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution License, which permits unrestricted use,
distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2023 by author (s)