(e)ISSN 2615-1847 (p)ISSN 2615-1839 Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas – Vol. 6, No. 1, Juli 2022 47 Pemetaan Sebaran Jenis dan Kondisi Tanah berdasarkan data Sondir (CPT) menggunakan Sistem Informasi Geografis Mapping of Soil’s Type and Condition based on CPT Using Geographical Information System Nurly Gofar 1,a) & Muhammad Ismail 1,b) 1) Program Pasca Sarjana, Universitas Bina Darma, Palembang Koresponden : a) nurly_gofar@binadarma.ac.id & b) ismail.muhammad240@gmail.com ABSTRAK Pesatnya pembangunan di Indonesia memberikan dampak pada meningkatnya kebutuhan informasi terhadap kondisi suatu daerah termasuk Kota Palembang. Pemetaan berbagai fasilitas telah tersedia melalui website kota Palembang. Namun pemetaan kondisi subsurface belum dilaksanakan hingga saat ini. Makalah ini menyajikan hasil penelitian berupa pemetaan daya dukung tanah untuk perencaan pondasi tiang. Data yang digunakan adalah hasil pengujian sondir dari 77 lokasi yang tersebar di kota Palembang. Pemetaan menggunakan Sistem Informasi Geografis (aplikasi ArcGis 10.3). Hasil penelitian berupa sebaran titik sondir, peta permukaan tanah, elevasi muka air tanah, peta kedalaman tanah dengan daya dukung yang memadai, dan peta jenis tanah permukaan dan pada kedalaman 5, 10, dan 20 m. Kata Kunci : sistem informasi geografis, sondir, jenis tanah, elevasi muka air tanah PENDAHULUAN Seiring dengan pesatnya pembangunan di Indonesia, maka kebutuhan informasi terhadap kondisi suatu daerah sangat diperlukan. Salah satu bentuk informasi yang tersedia adalah pemetaan fasilitas seperti jaringan jalan, sistem drainase perkotaan, batas wilayah adminstratif, layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan publik, kantor pemerintahan, pariwisata, topografi dan sebagainya. Ketersediaan pelayanan informasi oleh badan publik negara ini dimuat dalam Undang-undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan sebagai sarana yang efektif dalam penyediaan berbagai informasi tersebut. Informasi tentang kondisi geologi dan geoteknik diperlukan untuk informasi awal bagi perencanaan pondasi untuk berbagai konstruksi teknik sipil seperti bangunan terutama bangunan tinggi, jalan, jembatan, dam dan lain lain. Ketersediaan informasi ini akan sangat membantu bagi perencaan yang ekonomis. Seperti diketahui bahwa ada 4 (empat) tahapan dalam penyelidikan lapangan untuk suatu konstruksi (SNI 8640:2017). Tahapan pertama adalah desk study atau studi dokumen dokumen yang telah tersedia mengenai kondisi permukaan (surface) maupun bawah permukaan (subsurface), dalam hal ini kondisi geologi dan geoteknik. Untuk itu, perlu diadakan pendataan tentang sebaran jenis dan kondisi tanah untuk dipetakan dan menjadi informasi awal sebelum dilakukannya penyelidikan tanah untuk perencanaan konstruksi teknik sipil. Data ini kemudian disusun dalam bentuk peta menggunakan SIG. Informasi ini dapat di integrasikan ke dalam website kota Palembang,