Hanuza: Discussion Concerning Islamic Education THE ISLAMIC GOLDEN AGE: A STORY OF THE TRIUMPH OF THE ISLAMIC CIVILIZATION (ZAMAN KEEMASAN ISLAM: SEBUAH KISAH KEMENANGAN PERADABAN ISLAM) (Review buku “International Handbooks of Quality-of-Life (Springer International Publishing Switzerland by Ahmed Renima, Habib Tiliouine and Richard J. Estes ) Hasri Nur Azizah hasrinurazizah@mail.uinssc.ac.id PENDAHULUAN Latar belakang sejarah ini menyoroti pencapaian luar biasa peradaban Islam selama hampir lima abad pada periode Zaman Keemasan Islam (sekitar 786 M–1258 M), yang sering dijadikan sumber kebanggaan besar oleh umat Islam di seluruh dunia. Banyak sarjana berpendapat bahwa umat Islam saat ini masih menantikan kebangkitan kembali Zaman Keemasan ini, yang diharapkan akan membawa kebangkitan Islam sebagai salah satu kekuatan budaya dan agama global yang diperbarui. Dalam konteks ini, Zaman Keemasan Islam dianggap sebagai masa ketika dunia Islam mencapai kemajuan besar di bidang intelektual, ilmiah, arsitektur, dan budaya. Periode tersebut ditandai oleh kontribusi signifikan dari berbagai budaya, termasuk Persia (yang sangat mempengaruhi Dinasti Abbasiyah), Berber di Afrika Utara, Dinasti Fatimiyah, dan Dinasti Andalusia di Semenanjung Iberia. Pencapaian arsitektur Andalusia, misalnya, terus diakui secara internasional hingga saat ini. Yang menarik, keberhasilan Zaman Keemasan Islam bukan hanya berasal dari umat Islam, melainkan juga dari kontribusi banyak komunitas non-Muslim, seperti Yahudi, Kristen, Hindu, dan bahkan orang Cina. Kerja sama mereka dalam lingkungan yang relatif harmonis menghasilkan banyak pencapaian yang berdampak luas di berbagai bidang, termasuk teknologi, sains, dan budaya.Meski demikian, apakah umat Islam akan berhasil mengulang kebangkitan ini di masa mendatang masih menjadi pertanyaan. Jurnal ini menekankan pentingnya stabilitas politik dan penyelesaian ketegangan militer, khususnya di wilayah Afrika Utara dan Asia Barat (MENA), untuk menciptakan pembangunan damai yang berkelanjutan dan memungkinkan terciptanya potensi kebangkitan tersebut. Buku ini juga memuat berbagai perspektif akademis dari penulis dan editor seperti H. Tiliouine, RJ Estes, dan A. Renima, yang berasal dari berbagai universitas internasional, yang