Journal of the Bioprocess, Chemical, and Environmental Engineering Science https://jbchees.ejournal.unri.ac.id/index.php/jbchees P-ISSN 2722-1334 E-ISSN 2721 1894 29 – 35 JBChEES 5(1) 2024 Pembuatan Minyak Atsiri dari Komoditas Alam Daun Kayu Putih Cory Dian Al’farisi a , Ida Zahrina b* , Drastinawati a , Khairat a , Syamsu Herman a , Anggia Afza Utami a , Fariz Alfajar a a Program Studi D-III Teknik Kimia, Universitas Riau, Pekanbaru 28293, Indonesia b Program Studi S1 Teknik Kimia, Universitas Riau, Pekanbaru 28293, Indonesia ARTICLE HISTORY Received : 04-03-2024 Accepted : 21-03-2024 Published : 29-03-2024 KEYWORDS Characteristic Essential oil Eucalyptus leaves Extraction Hydrodistillation *correspondence author: Email: ida_zahrina@lecturer.unri.ac.id ABSTRACT Eucalyptus oil is one of the essential oil obtained from the extraction of eucalyptus leaves. The purpose of this study is to evaluate the effect of variations in sample treatment and extraction time on the yield of eucalyptus essential oil and determine the characteristics of eucalyptus essential oil produced by the hydro distillation method. Variations in sample treatment were carried out by chopping, crushing, and blending dry eucalyptus leaves. 500 grams eucalyptus leaves are weighed and put in a 2000 mL flask. ±1000 mL of distilled water was added and the extraction process was carried out for 5, 6 and 7 hours. The results showed that the highest yield was obtained from blending treatment with an extraction time of 7 hours with a yield of 0.58%. Characteristic tests on eucalyptus leaf essential oil included: color, odor, specific gravity, refractive index and solubility in ethanol 80%. From the analysis of the test results, the color of eucalyptus oil is cloudy. The odor test results obtained are the distinctive odor of eucalyptus. The best value of eucalyptus oil specific gravity was 0.913 on crushed leaves for 6 hours. In the ethanol solubility test, the resulting oil dissolves in ethanol and a clear solution is obtained. The highest refractive index value of eucalyptus oil on chopped leaves for 5 hours is 1.469. Eucalyptus oil has a quality in accordance with the quality requirements of SNI 3954: 2014. 1. PENDAHULUAN Indonesia adalah negara agraris yang kaya akan sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, misalnya pemanfaatan tanaman sebagai bahan baku produk makanan, kosmetik, dan obat-obatan. Salah satu pemanfaatan tanaman adalah sebagai bahan baku dalam pembuatan minyak atsiri yang digunakan sebagai obat-obatan. Minyak atsiri dapat dihasilkan dari berbagai bagian tanaman, seperti akar, batang, daun, bunga atau buah. Di Indonesia terdapat sekitar 40 jenis tanaman penghasil minyak atsiri seperti serai wangi, cengkih, jahe, kayu putih dan pala. Menurut Sofiani dan Pratiwi (2017), kandungan utama dari minyak atsiri yang dimiliki hampir seluruh tanaman penghasil minyak atsiri adalah terpen, aseton, fenol, aldehid, alkohol, ester, dan asam. Salah satu tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri adalah tanaman kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron). Woesono (2021) juga menjelaskan hampir semua bagian dari tumbuhan mampu menghasilkan minyak atsiri, dan beberapa tanaman memiliki kadar maksimal di beberapa bagian tumbuhan seperti: akar, batang dan daun. Tanaman kayu putih ini merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang penting bagi industri minyak atsiri di Indonesia. Produk utama yang dihasilkan dari tanaman kayu putih adalah minyak kayu putih yang diperoleh dari hasil penyulingan daun kayu putih. Tanaman kayu putih di Indonesia banyak ditanam untuk memproduksi minyak essensial yang diperoleh dari daunnya. Jenis ini telah berkembang luas di Indonesia, terutama di pulau Jawa dan Maluku