Volume 01, Number 01 (May 2023) p-ISSN: 2987-5072 e-ISSN: 2987-5080 Agustin dkk. 35 Diabetes Mellitus Health Counseling in Jetis Village, Bondowoso Penyuluhan Kesehatan Diabetes Mellitus di Desa Jetis, Bondowoso Leni Agustin 1 , Siti Riskika 1 , Yuana Dwi Agustin 1 1 Prodi DIII Keperawatan, Universitas Bondowoso, Indonesia Korespondensi: Leni Agustin lenikarim86@gmail.com Abstract: An increase in the prevalence of diabetes mellitus (DM) sufferers has occurred throughout the world, where Indonesia ranks 4th for the number of DM sufferers worldwide. This is certainly a phenomenon that needs serious attention from the government and society. Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by uncontrolled blood sugar levels that can cause permanent damage to organs such as the eyes, heart, kidneys, and blood vessels. Diabetes mellitus is possible for everyone to suffer from, both those with a hereditary history of suffering from DM and those who do not have a hereditary history. Activities carried out in preparation, implementation, and evaluation. The activity method used is a lecture equipped with leaflet media where a discussion then follows the activity. The activity results showed that the implementation of counseling went smoothly, with an explanation of the material regarding definitions, patient criteria, risk factors, ways to prevent management, and the introduction of blood sugar measuring devices. The very high enthusiasm of the participants in asking questions was obtained by 90% of the participants asking questions, with each questioner asking one to four questions. Participants proposed to carry out the follow-up of diabetes mellitus counseling in the form of blood sugar checks which would be carried out at the next study meeting. The conclusion is that education in the form of counseling has formed positive perceptions related to awareness of the importance of preventing and controlling diabetes mellitus. Keywords: counseling; diabetes mellitus Abstrak: Peningkatan prevalensi penderita diabetes melitus (DM) telah terjadi di seluruh dunia, dimana Indonesia menempati posisi urutan ke-4 dari jumlah penderita DM di dunia. Hal ini tentu menjadi sebuah fenomena yang perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah maupun dari masyarakat. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menimbulkan kerusakan organ seperti mata, jantung, ginjal, serta pembuluh darah yang bersifat permanen. Diabetes melitus dimungkinkan diderita oleh setiap orang baik yang memiliki riwayat keturunan menderita DM maupun tidak memiliki Riwayat keturunan. Kegiatan dilakukan dalam 3 tahap yakni: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah ceramah yang dilengkapi dengan media leaflet dimana kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi tentang penyakit. Hasil kegiatan diperoleh bahwa pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan lancar dengan penjelasan materi tentang definisi, kriteria penderita, faktor resiko, cara pencegahan cara penatalaksanaan dan pengenalan alat pengukur gula darah. Antusiasme peserta yang sangat tinggi dalam mengajukan pertanyaan diperoleh sebanyak 90% peserta mengajukan pertanyaan dengan masing-masing penanya menanyakan satu hingga empat pertanyaan. Peserta mengajukan agar dilaksanakan tindak lanjut dari penyuluhan diabetes mellitus berupa pemeriksaan gula darah yang akan dilaksanakan pada pertemuan pengajian berikutnya. Kesimpulannya adalah edukasi dalam bentuk penyuluhan telah mampu membentuk persepsi yang positif terkait dengan kesadaran pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit diabetes melitus. Kata Kunci: penyuluhan; diabetes mellitus Submitted: 15-05-2023 Revised: 22-05-2023 Accepted: 23-05-2023 DOI: https://doi.org/10.53713/jcemty.v1i1.67 This work is licensed under CC BY-SA License.