Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia p-ISSN: 2655-6227 Vol. 04, Nomor 03, Agustus 2022 e-ISSN: 2656-8144 DOI http:// dx.doi.org/10.36722/jpm.v4i3.1314 97 Inovasi Dupa Aroma Terapi untuk Meningkatkan Perekonomian Desa Taman Bali Gusti Putu Agung Widya Goca 1, Ayu Okvitawanli 2* , Ade Maharini Adiandari 1 1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ngurah Rai. Jalan Padma, Denpasar, Bali 2 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya. Jalan Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur Email Penulis Korespodensi: ayuokvitawanli@ub.ac.id Abstract Taman Bali Village is one of the few landlocked villages in the Province of Bali, Indonesia. Due to its geographic location, economic development in the village is not on par with other tourist-heavy locations of Bali. In response to this need, the management study programme at Universitas Ngurah Rai initiated an innovative incense sticks program; econimic in order to help improve the economical condition of Taman Bali Village. The program was conducted in 6 steps, first by providing the village with Marigold flower seedlings, planting and harvesting the grown flower to be used as incense sticks perfume, donating incense sticks making machines, giving training on how to operate the machine and producing incense sticks from local ingredients, further training on marketing, financing, and human resources management of the resulting products, and selling the aromatherapy incense sticks. At the end of the 4-months programme, the village has a community of creative incense sticks makers, two brands of aromatherapy incense sticks, and an on-going selling of the products (100 packages by January 2022). Keywords: incense sticks, aromatherapy, Taman Bali, Bangli Region, Bali Province Abstrak Desa Taman Bali merupakan salah satu desa di Provinsi Bali yang tidak memiliki wilayah laut. Dikarenakan keadaan geografisnya, kondisi ekonomi di Desa Taman Bali tidak semaju lokasi-lokasi di Bali yang ramai dikunjungi turis. Sebagai respon dari kebutuhan ekonomi Desa Taman Bali, program studi manajemen Universitas Ngurah Rai memulai inovasi dupa aroma terapi untuk meningkatkan perekonomian desa Taman Bali. Program pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan dalam 6 langkah, yaitu pemberian bibit bunga Gemitir, penanaman dan pemanenan bunga untuk digunakan sebagai pengharum dupa, pemberian mesin pembuat dupa, pelatihan penggunaan mesin dan pembuatan dupa menggunakan bahan-bahan lokal, pelatihan manajemen keuangan, pemasaran, dan sumber daya manusia, serta penjualan produk jadi dupa aromaterapi. Setelah berjalannya program selama 4 bulan, desa Taman Bali kini memilki kelompok pengrajin dupa kreatif, dua merek dupa aromaterapi, dan penjualan yang berkelanjutan (100 paket dupa telah terjual pada Januari 2022). Kata kunci: Dupa, Aromaterapi, Taman Bali, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali 1. PENDAHULUAN Kabupaten Bangli yang terletak di Provinsi Bali merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Bali yang tidak memiliki wilayah laut atau berbatasan dengan laut, sehingga mata pencaharian kelautan sebagai nelayan/tempat wisata tidak dapat dimanfaatkan oleh Kabupaten Bangli (Saputra et al., 2016). Selain itu, dikarenakan lokasi gunung dan perbukitan,