35 Vol. 2, No. 1, 2023 PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DENGAN SISTEM VERTIKULTUR DESA MAYANG, KEC. MAYANG, JEMBER Nur Aini Dwi Alfinaini 1 , Muchlis Adi Putra 2 , Dwi Agustin Rahmawati 3 , Fiki Adisma Salsabillah 4 , Rihhadatul ‘Aisy 5 , I Gusti Agung Ayu Perami Raka Suari 6 , Krisna Sandi Bagaskara 7 , Zahratul Umniyyah 8 1,2,3,4,5,6,7,8 Universitas Jember Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di kantor desa Mayang, Jl Tanjungsari No. 07 mengenai pemanfaatan lahan sempit dengan sistem vertikultur. Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu memberikan motivasi dan ajakan kepada para masyarakat di wilayah kecamatan Mayang untuk menciptakan lingkungan yang asri dan mengurangi sampah plastik. Wilayah Kecematan Mayang memang dikenal sebagai wilayah dengan rata-rata memiliki halaman yang terbatas dan rumah-rumah yang saling berdempet. Oleh karena itu penyuluhan dan praktek pemanfaatan lahan sempit dengan sistem vertikultur ini menjadi solusi alternatif yang efektif untuk memperbaiki kondisi lingkungan dan melakukan penghijauan sebab penanaman dapat dilakukan dengan susunan bertingkat ke atas untuk mengefisiensikan lahan. Selain itu, pemanfaatan lahan sempit dengan sisitem vertikultur ini memiliki manfaat yang cukup luas, salah satunya menjadi sumber penghasil pangan berkontribusi terhadap perbaikan iklim. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan dan praktek mengenai pemanfaatan lahan sempit dengan sistem vertikultur dan pemanfaatan sampah botol plastik sebagai wadah tanam. Hasil yang diperoleh yaitu peningkatan pengetahuan dan kemampuan praktek sistem vertikultur oleh para peserta sehingga diharapkan dapat menjadi bekal praktek secara mandiri maupun kelompok di lingkungan sekitar dan dilakukan secara berkelanjutan. Kata kunci: Daur ulang, Lingkungan, Vertikultur. Abstract This community service activity was carried out at the Mayang village office, Jl Tanjungsari No. 07 regarding the use of narrow land with a verticulture system. The purpose of this activity is to provide motivation and invitation to the community in the Mayang sub-district to create a beautiful environment and reduce plastic waste. The Mayang Subdistrict area is indeed known as an area with an average of limited yards and houses that are attached to each other. Therefore counseling and the practice of using narrow land with a verticulture system is an effective alternative solution to improve environmental conditions and carry out afforestation because planting can 1 Corresponding Author: Universitas Jember; Gg. 5, Tegal Boto Lor, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121; E-mail: muchlisadiputra85@gmail.com JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT APPLIED ISSN 2830-4888 (online) https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPMA