163
PEDAGOGIKA: JURNAL ILMU-ILMU KEPENDIDIKAN
https://doi.org/10.57251/ped.v3i2.1124
© 2023 The Author(s). Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan. ISSN: 2808-9502. Published by Medan Resource Center
This is an Open Access article distributed under the terms of the Creative Common Attribution License (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/),
which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited.
Vol. 3, No. 2, 2023 | 163-169
Kurikulum Berbasis Budaya untuk Sekolah Dasar: Menyelaraskan Pendidikan
dengan Identitas Lokal
Nazala Aprian Zahrika*, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Eka Titi Andaryani, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
PENDAHULUAN
Pendidikan adalah fondasi utama dalam pembentukan karakter dan perkembangan potensi individu. Pendidikan
memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi individu (Ningrum, Pane, Yani, &
Khadijah, 2022). Melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan, pendidikan membantu membentuk nilai-nilai
moral, etika, dan norma sosial, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan yang baik,
dan kemampuan berkomunikasi (Darmadi, 2007). Selain itu, pendidikan memberi individu akses kepada beragam
pengetahuan dan informasi, memungkinkan mereka untuk memahami konsep, teori, dan penemuan dalam berbagai
bidang ilmu pengetahuan dan seni (Wibowo, 2012). Dengan pemahaman yang mendalam, individu dapat
menghadapi tantangan dalam hidup mereka dan berkontribusi positif kepada masyarakat.
Lebih dari itu, pendidikan membantu individu memahami diri mereka sendiri, mengidentifikasi minat,
kecenderungan, dan potensi unik mereka. Ini membuka pintu bagi mereka untuk membuat pilihan karier yang sesuai
dengan minat dan bakat, meningkatkan kepuasan hidup, dan memberdayakan masyarakat dengan menciptakan
akses yang lebih luas ke pendidikan (Munawwaroh, 2019). Oleh karena itu, pendidikan adalah dasar utama bagi
perkembangan karakter individu dan pengembangan potensinya dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, dalam
era globalisasi yang semakin maju, keberagaman budaya lokal sering kali terabaikan dalam sistem pendidikan yang
dominan (Sholekah, 2020). Identitas lokal, yang tercermin dalam budaya dan tradisi masyarakat setempat, sering kali
terpinggirkan dalam upaya untuk mengikuti tren global yang berkembang pesat. Hal ini dapat mengakibatkan
kehilangan nilai-nilai budaya yang kaya dan warisan lokal yang unik (Saptono, 2011).
Kurikulum pendidikan yang diterapkan di Sekolah Dasar seharusnya tidak hanya berfokus pada pemahaman
aspek akademik semata, tetapi juga mampu mencerminkan identitas lokal dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh
masyarakat setempat (Mawati, Hanafiah, & Arifudin, 2023). Ini penting karena budaya lokal adalah elemen vital
dalam membentuk identitas siswa, dan memahami warisan budaya mereka dapat memperkaya pengalaman belajar
mereka (Panjaitan et al., 2014). Ketika kurikulum mencerminkan budaya lokal, siswa menjadi lebih terhubung
dengan materi pelajaran dan lebih memahami relevansinya dalam konteks kehidupan sehari-hari mereka. Ini juga
membantu siswa mengembangkan rasa memiliki terhadap budayanya sendiri, memupuk rasa bangga terhadap akar
budaya mereka, serta menghargai keberagaman budaya dalam masyarakat. Selain itu, kurikulum berbasis budaya
juga dapat mengajarkan siswa tentang nilai-nilai, tradisi, dan norma-norma sosial yang ada dalam komunitas mereka
(Setyaningrum, 2018).
ABSTRACT ARTICLE HISTORY
In an era of globalization that is increasingly curbing local cultural diversity, this article
raises the issue of the importance of developing a culture-based curriculum for
elementary school level. This approach aims to align education with local identity,
revive students' sense of pride and understanding of their cultural heritage, and
promote cultural diversity in the teaching and learning process. In the midst of the
challenges of globalization which has the impact of cultural homogenization, a culture-
based curriculum is the only strong bulwark to defend and maintain the cultural roots
of a nation. This article reviews the background, principles, benefits, and steps for
implementing a culture-based curriculum for elementary schools, while also discussing
challenges that may arise and solutions that can be implemented. In conclusion,
education that reflects local identity through a culture-based curriculum is a leading
step in preserving cultural heritage, supporting student development, and creating a
more inclusive society.
Received
Revised
Accepted
Published
14/10/2023
02/11/2023
12/11/2023
20/11/2023
KEYWORDS
Culture-Based curriculum; local identity; cultural
diversity
*CORRESPONDENCE AUTHOR
azahlaazrika@students.unnes.ac.id