229 Jurnal Littera: Fakultas Sastra Darma Agung Volume I, Nomor 2, Oktober 2019: 229237 KEARIFAN LOKAL DALAM UMPASA BATAK TOBA Oleh: Ismarini Hutabarat 1) Lia Khalisa 2) Universitas Darma Agung, Medan Email: ismarini.hutabarat23@gmail.com khalisalia79@gmail.com ABSTRACT Researches on cultural tradition showed that cultural tradition contained various cultural values and norms as the heritage of the forefathers which were based on the functions in organizing the social life of the society could be classified as local wisdom. This research did not analyze the data based on sample or population. It was done this way because the object studied were the elements of kinds of local wisdom found in the umpasa of Toba Batak which were conveyed in marriage ceremony in Toba Batak culture. Therefore, this research was known as case study because the object of the study was only based on certain phenomena. In analyzing the data, the researcher applied descriptive method. This method not only focused on collecting and arranging the data but also the analysis and interpretation of the data analyzed. The result of the study showed that the local wisdoms that could be used to increase the people’s prosperity in the umpasa conveyed in marriage ceremon y in Toba Batak culture were the values of hard working, discipline, education, health, mutual cooperation, gender management and the preservation and creativity of culture. It was expected that Toba Batak society, especially Toba Batak youths, keep preserving umpasa of Toba Batak so that they could apply the local wisdoms contained in the umpasa in their daily life. 1. Pendahuluan Pada masyarakat suku Batak, siklus kehidupan seseorang dari lahir kemudian dewasa, berketurunan sampai meninggal, melalui beberapa masa dan peristiwa yang dianggap penting. Karenanya pada saat-saat atau peristiwa penting tersebut perlu dilakukan upacara-upacara yang bersifat adat, kepercayaan dan agama. Upacara- upacara tersebut antara lain upacara turun mandi, pemberian nama, potong rambut dan sebagainya pada masa anak-anak, upacara mengasah gigi, upacara perkawinan, upacara kematian dan lain- lain. Dalam pelaksanaan upacara-upacara adat, masyarakat Batak Toba selalu mengucapkan kata-kata yang berupa umpasa. Umpasa Batak Toba merupakan bagian dari tradisi budaya dan tradisi lisan yang dimiliki bangsa Indonesia. Umpasa Batak Toba mengandung nilai dan norma budaya yang menjadi pedoman masyarakat khususnya masyarakat Batak Toba dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nilai dan norma budaya tersebut merupakan nilai dan norma yang dapat diterapkan dalam menata kehidupan sosial secara arif. Nilai dan norma budaya tersebut merupakan kearifan lokal yang perlu dikaji secara mendalam. Kearifan lokal itu harus dapat dimanfaatkan untuk membangun karakter dan identitas sumber daya manusia dan membangun bangsa ini. Tradisi budaya atau tradisi lisan merupakan sumber kearifan lokal yang nilai dan norma budaya yang berlaku dalam menata kehidupan masyarakat. Nilai dan norma tersebut diyakini kebenarannya menjadi acuan dalam bertingkah laku sehari-hari masyarakat setempat. Nilai dan norma tersebut terkandung dalam umpasa