Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Vol. 7, No. 2, November 2023, Hal 9-23 p-ISSN: 2580-541X e-ISSN: 2614-3356 Tersedia online di http://journal.sragenkab.go.id; Permalink/DOI: 10.32630/sukowati.v7i2.368 9 PENENTUAN PUSAT PERTUMBUHAN SEBAGAI ARAHAN PENGEMBANGAN KAWASAN PERDESAAN DI KECAMATAN CIJERUK KABUPATEN BOGOR Mujio 1 , Yeriko Septiawan 2 , Janthy Trilusianthy Hidayat 3 , Dion Achmad Armadi 4 , Novida Waskita Ningsih 5 , Habil Nugraha 6 , Rindiani Agustina Rahayu 7 , Devi Komala Sari 8 , Mega Fernandina 9 1,2,3,4,5,6,7,8,9 Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Pakuan, Bogor 1 mujio.pwk@unpak.ac.id; 2 yrikoseptiawan@gmail.com; 3 janthyhidayat@unpak.ac.id; 4 dionachmad@unpak.ac.id; 5 novida.waskitaningsih@unpak.ac.id; 6 habilnugrh@gmail.com; 7 rindianiarahayu8@gmail.com; 8 devikom1912@gmail.com; 9 megafdina@gmail.com Diterima: November 2022; Disetujui: September 2023 Abstract. Regional disparities are caused by the different development approaches taken in rural and urban areas that must be integrated. The development of rural areas must be followed by the development of inter-village growth centers that connect rural areas with urban areas in an integrated manner. This study aimed to determine the growth centers of rural areas that function as production, processing, marketing, training, and government service centers in rural regions of Cijeruk District. Four aspects determine the center of growth in rural areas: the infrastructure aspect, the social aspect, the physical aspect, and the economic aspect. This research uses scalogram analysis, Hansen analysis, disaster risk analysis, population analysis, and the analytical hierarchy process. The results of the research point to Cijeruk Village as a growth center for rural areas in the Rural Cijeruk District because it is supported by four variables with large values, for instance, public facilities, growth rate, population density, and regional attractiveness. Keywords: growth centers, hierarchy, priority aspects, regional gaps, rural areas. Abstraksi. Permasalahan kesenjangan wilayah terjadi karena pendekatan pembangunan kawasan perdesaan seringkali dipisahkan dari pembangunan kawasan perkotaan. Pembangunan kawasan perdesaan harus diikuti dengan pengembangan pusat pertumbuhan antar desa yang menghubungkan kawasan perdesaan dengan kawasan perkotaan secara terpadu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pusat pertumbuhan kawasan perdesaan yang berfungsi sebagai pusat produksi, pusat pengolahan, pusat pemasaran, pusat pelatihan dan pusat pelayanan pemerintah pada kawasan perdesaan Kecamatan Cijeruk. Terdapat 4 (empat) aspek penentu pusat pertumbuhan kawasan perdesaan, yaitu aspek Infrastruktur, aspek Sosial, aspek Fisik dan aspek Ekonomi. Penelitian ini menggunakan analisis skalogram, metode analisis Hansen, analisis resiko bencana, analisis kependudukan, dan Analytical Hierarchy Proses. Hasil penelitian adalah Desa Cijeruk sebagai pusat pertumbuhan kawasan perdesaan di Kawasan Perdesaan Kecamatan Cijeruk, karena didukung oleh empat variabel dengan nilai besar yaitu variabel fasilitas umum, laju pertumbuhan, kepadatan penduduk dan daya tarik wilayah. Kata kunci: aspek prioritas, hierarki, kawasan perdesaan, kesenjangan kawasan, pusat pertumbuhan. PENDAHULUAN Permasalahan kesenjangan wilayah antar kawasan perkotaan dan perdesaan menjadi salah satu permasalahan pembangunan saat ini. Timbulnya kesenjangan pengembangan wilayah terjadi karena pendekatan pembangunan kawasan perdesaan sering dipisahkan dari kawasan perkotaan (Basuki, 2012).