EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Volume 3 Nomor 4, Agustus 2023 Jurusan PTIK-Universitas Negeri Manado 577 ISSN 2798-141XP-ISS PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING SISWA KELAS X TKJ SMK NEGERI 3 TONDANO Rivaldo Bryan Asprila Erungan 1 , Wensi Ronald Lesli Paat 2 , Kebri Kein Mopudy Pajung 3 1,2,3 Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado e-mail: 1 rivaldo.erungan26@gmail.com, 2 wensipaat@unima.ac.id, 3 kebripajung@unima.ac.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan guna mengungkap apakah terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar Informatika siswa kelas X TJKT SMK Negeri 1 Bitung. Dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek membantu siswa dapat lebih responsif dan bersemangat dalam mengikuti aktivitas belajar dan mampu mengembangkan sendiri keahlian baru yang akan didapatkan melalui aktivitas belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen sedangkan desain penelitian penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group. Penelitian ini dijalankan dalam tiga fase, yaitu pre-test siswa, kegiatan belajar mengajar, dan post-test, guna mengetahui seberapa jauh pembelajaran berbasis proyek mempengaruhi hasil belajar siswa. Dimana data pre-test untuk kelas eksperimen sebelum diberikan perlakuan mendapat nilai rata-rata 41,8 sedangkan post-test mendapat nilai 87,32. Hasil pre-test kelas kontrol rata-rata 39,82, sementara itu hasil post-test rata-rata 79,64. Dari hasil penelitian menunjukan model pembelajaran berbasis proyek pada kelas eksperimen mampu meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Project, Hasil Belajar, Siswa PENDAHULUAN Pendidikan memiliki peranan penting dalam aspek kehidupan manusia, karena Pendidikan mampu peningkatankualitas hidup sumber daya manusia (SDM) serta menjadi tolak ukur kemajuan suatu bangsa. Pendidikan merupakan suatu wadah bagi manusia untuk mengembangkan potensi dalam diri melalui proses pembelajaran baik secara formal maupun non formal. Bagi suatu bangsa yang ingin maju, pendidikan harus dipandang sebagai kebutuhan yang penting sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan yang lainnya seperti sandang, pangan dan papan. Di tengah upaya peningkatanPendidikan maka didapati berbagai masalah yang terjadi, mulai dari sarana dan prasarana yang tidak memadai, kurikulum yang selalu berubah-ubah, kurang profesionalnya tenaga pendidik sampai peserta didik yang ada. Oleh karena itu peningkatan mutu pendidikan di setiap