Volume. 27 No. 3, Juli-September 2021 p-ISSN: 0852-2715- e-ISSN: 2502-7220 278 ANALISIS PELATIHAN PENYARINGAN BERITA DI MEDIA SOSIAL TENTANG PANDEMI COVID-19 DAN VAKSINASI KEPADA MASYARAKAT DESA RANTAU PANJANG T. Silvana Sinar 1* , Syahron Lubis 2 , Thyrhaya Zein 3 1 Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara * Email: tengkusilvana@usu.ac.id Abstract Kemudahan akses media sosial membuat penyebaran berita yang tidak dapat dipertangungjawabkan kebenaranya menyebar dengan mudah saat ini. Begitupun isu Covid-19 dan vaksinasi, telah banyak beredar informasi palsu mengenai hal tersebut yang meresahkan masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk mengulas tentang informasi yang menuai kontroversi di media sosial khususnya berita-berita palsu yang meresahkan masyarakat di dunia maya atau sering disebut berita hoax. Tujuan kegiatan ini menjelaskan pentingnya penyaringan informasi di media sosial di kalangan masyarakat sebagai sebuah solusi untuk menanggulangi penyebaran hoax terkait isu Covid-19 dan vaksinasi. Mitra pada kegiatan ini adalah masyarakat Desa Rantau Panjang, pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa telaah dan mencari tahu kebenaran sebuah informasi menjadi penting sebagai upaya menanggulangi penyebaran hoax. Kata kunci: Covid-19; Vaksinasi; Hoaks; Media Sosial; Penyaringan Informasi. Abstract The ease of access to social media makes the spread of news that cannot be accounted for easily spread nowadays. Likewise, the issue of Covid-19 and vaccination, there has been a lot of fake news circulating about this which is troubling the public. This paper aims to review information that is controversial on social media, especially fake news that is troubling people in cyberspace or often called hoax. The purpose of this paper is to explain the importance of filtering information on social media among the public as a solution to tackling the spread of hoaxes related to the issue of Covid-19 and vaccination. Partners in this activity are the people of Rantau Panjang Village, the implementation of the activity uses the lecture and discussion method. The results of this study indicate that studying and finding out the truth of information is important as an effort to overcome the spread of hoaxes. Keywords: Covid-19; Vaccination; Hoax; Social Media; Information Filtering. 1. PENDAHULUAN Bentuk perkembangan dari teknologi digital pada masa ini dapat dilihat dengan adanya media sosial seperti Facebook, Instagram, Whatsapp dan fitur-fitur lain. Tidak hanya memberikan berbagai kelebihan, media sosial, juga mempunyai kekurangan yang dapat merugikan masyarakat. Salah satu kekurangannya yaitu munculnya berbagai berita hoaks yang tersebar dengan mudah di media sosial. Dengan adanya kemudahan yang disediakan media sosial dalam membagikan informasi, maka hal ini dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk memberikan informasi palsu di media sosial demi keuntungan pribadi (Aspikom, 2017). Banjir informasi di media sosial menyebabkan masyarakat pengguna media sosial ragu untuk menentukan informasi yang disampaikan itu fakta atau hoaks. Informasi fakta memberikan dampak yang positif kepada masyarakat sedangkan pemberitaan bohong atau palsu (hoax) menyebar sangat cepat terutama di media online. Lebih jauh lagi, informasi palsu ini menjadi bagian dari konflik sehingga masing-masing mengklaim informasi yang disampaikan oleh kelompoknya adalah yang benar sedangkan lawannya menyampaikan informasi palsu. Fitriyani (2018) menjelaskan bahwa berita bohong atau hoaks adalah berita, cerita atau tipuan yang dibuat untuk sengaja memberi informasi yang salah atau menipu pembaca. Biasanya, berita ini dibuat untuk memengaruhi pandangan orang, mendorong agenda politik atau menyebabkan kebingungan dan seringkali