Prosiding Seminar Nasional, Harmonisasi Keberagaman dan Kebangsaan bagi Generasi Milenial, Lembaga Kajian Keagamaan, Universitas Pamulang, 14 Desember 2019. 173 Harmonisasi Keberagamaan dan Kebangsaan bagi Generasi Millenial : Keberagamaan yang Moderat Ahmad Yani Nasution Universitas Pamulang Dosen01583@unpam.ac.id Abstrak. Perselisihan sering kita dapati tentang agama. Apakah itu karena faktor beda agama atau beda mazhab (aliran). Terjadi fanatik agama, mazhab dan imam serta seseorang yang dia anggap mumpuni dalam ilmu agama. Saling fitnah antara agama yang satu dengan yang lainnya. Mazhab yang satu dengan mazhab lainnya. Permasalahan seperti ini tidak jarang berujung anarkis, saling menghujat bahkan berani mengkafirkan saudaranya yang muslim. Inilah yang menjadi alasan kenapa penulis membuat judul “keberagamaan yang moderat”. Adanya saling fitnah, jama‟ah yang terkotak- kotakkan, Kejahatan yang mengatasnamakan islam, dan fanatisme agama pada satu golongan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menjadi berkeagamaan yang moderat dan mengetahui solusi dalam menghadapi beberapa faham yang bertentangan dengan keberagamaan yang moderat. Dalam hal beragama memang banyak variasi dalam menjalankannya. Ada yang keras, ada yang lembut dan ada pertengahan antara keras dan lembut. Keras selalu mendapatkan perlawananan, lembut selalu terkesan memudah- mudahkan. Oleh karena itu keberagamaan harus moderat (wasatiyah) sehingga diterima dikalangan masyarakat. Sebab dengan wasatiyah seseorang tidak gampang menyalahkan cara beribadah orang melainkan memberikan masukan dengan baik dan santun. Dalam penelitian ini Keberagamaan wasatiyah yang dimaksud adalah wasatiyah dalam ibadah dan wasatiyah dalam intraksi sosial. Wasatiyah bukan berarti mengurangi bobot ibadahnya melainkan cerdas dalam memiliih kaifiyat yang ditawarkan oleh syari‟ah. Hal semacam ini tentunya harus menguasai berbagai pilihan kaifiyat yang ada di mazhab yang berbeda. Kata Kunci: Keberagamaan, Islam Moderat, Radikal, Wasatiyah. MUQODIMAH Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai aneka ragam ras, agama dan budaya. Sebagai warga negara indonesia tentunya selalu bersyukur atas kedamaian dan keamanan dalam bernegara. Selalu terbingkai dalam satu kesatuan yaitu negara kesatuan republik indonesia (NKRI). Banyaknya ragam ras, agama dan budaya kerap kali menjadi CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by Online Journal Systems UNPAM (Universitas Pamulang)