Edisi Juli 2014 Volume VIII No. 1 ISSN 1979-8911 73 MODEL PEMBELAJARAN CASE-BASED REASONING (CBR) PADA KETERAMPILAN MENDIAGNOSA PERMASALAHAN PERANGKAT YANG TERSAMBUNG DENGAN JARINGAN LOKAL DI SMK TKJ (Sebuah Tahapan dari Penelitian R&D Bidang Pendidikan) Oleh: Yana Aditia Gerhana 1 , Cepy Slamet 2 , Undang Saripudin 3. 1, 2, 3 Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung ABSTRAK Tulisan ini menjelaskan tahapan dari model pembelajaran CBR yang sedang dikembangkan. Model yang dikembangkan teridiri dari model pembelajaran, kegiatan inti pembelajaran serta rancangan perangkat lunak dari proses pembelajaran CBR. Model pembelajaran yang dikembangkan mengacu kepada tahapan-tahapan pembelajaran pemecahan masalah dalam CBR, yang selanjutnya akan menjadi indikator dari kemampuan penyelesaian masalah yang diteliti. Setiap indikator kemampuan pemecahan akan menggunakan interpretasi yang dikembangkan oleh Gayon. Kata kunci: Model Pembelajaran CBR, Kegiatan Inti Pembelajaran, Indikator dan Gayon. 1. Pendahuluan Industri teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, ditopang oleh kemajuan teknologi komunikasi menggunakan frekuensi radio (jaringan wireless), perkembangan perangkat mobile, dan perangkat lunak jaringan telah mendorong pertumbuhan bisnis layanan komunikasi data dan akses internet terus berkembang. Data tahun 2012 menunjukan Indonesia merupakan negara urutan ke-8 sebagai pengguna internet terbesar di dunia, dengan prosentasi pengguna internet dunia sebesar 2,3%, dan di tahun 2012 dan ditahun 2012 meningkat menjadi 63 juta pengguna. Mengutip pernyataan Ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) Alex Janangkih Sinaga dalam sebuah media on-line (http://lipsus.kontan.co.id/v2/proyeksi201 4/read/188/), beliau menuturkan, “di Indonesia industri teknologi informasi komunikasi (TIK/ICT) dalam 12 tahun