JURNAL ABDIMAS BSI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2023 Hal. 257-266 257 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Pelatihan Pembuatan Tas Dengan Pemanfaatan Limbah Pakaian Sebagai Peluang Usaha Bagi Ibu-Ibu PKK Di Desa Banjaragung Jombang Mia Kusuma Wardani 1 , Eldha Kristiara 2 , Siti Dinarti 3* 1,2,3 STKIP PGRI Jombang, Indonesia e-mail: 1 miawardani20@gmail.com, 2 eldhakristiara@gmail.com, 3* dinarti.matem@gmail.com Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kesadaran pentingnya daur ulang limbah pakaian dan mengaktifkan kembali geliat usaha pembuatan tas Banjaragung dengan tampilan dan konsep baru yang lebih inovatif dan berbeda dengan yang lain. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi Ibu-Ibu PKK di desa Banjaragung. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah community based participatory action yang terdiri atas tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK desa Banjaragung yang memiliki kemampuan menjahit dan mantan pelaku usaha pembuatan tas dari bahan sintetis khas Banjaragung. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan dapat mencapai tujuan pengabdian yang diharapkan. Respon peserta juga sangat baik dan antusias selama pelaksanaan pelatihan. Tindak lanjut dari pelatihan ini tetap harus dilakukan agar tercapai tujuan jangka panjang yang maksimal bagi masyarakat Desa Banjaragung. Kata Kunci: Pelatihan, Tas, Limbah Pakaian, Peluang usaha Abstract The purpose of this community service activity is to provide awareness of the importance of recycling clothing waste and reactivate the business of making Banjargung bags with a new look and concept that is more innovative and different from the others. This activity is expected to open business opportunities for PKK mothers in Banjaragung village. The method used to achieve the objectives of the community service activity is community-based participatory action whose stages consist of planning, implementation and evaluation. The targets of this activity are PKK women in Banjaragung village who have sewing skills and former business actors making bags from synthetic materials typical of Banjaragung. The implementation of the service activities went smoothly and could achieve the expected service objectives. The response of the participants was also very good and enthusiastic during the training. Follow-up of this training must still be carried out in order to achieve maximum long-term goals for the Banjaragung Village community. Keywords: Training, Bags, Clothing Waste, Business Opportunities