ARTIKEL/ MAKALAH HASIL PENELITIAN SENI DALAM PENDIDIKAN ISLAM “Tumbilotohe atau malam pasang lampu gorontalo” Fitriya Dewi Mokodongan 22123106 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik, fungsi sosial, serta pergeseran nilai dalam pelaksanaan Tumbilotohe di era modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang meliputi studi literatur dan observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tumbilotohe tidak hanya berperan sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya, penguat solidaritas sosial, dan ajang ekspresi seni bagi masyarakat lokal. Tumbilotohe adalah tradisi budaya yang tumbuh subur di kalangan masyarakat Gorontalo, dilaksanakan menjelang akhir bulan Ramadan. Tradisi ini ditandai dengan kegiatan menyalakan lampu minyak atau lampu hias selama tiga malam terakhir Ramadan. Lampu-lampu ini berfungsi sebagai simbol penerangan jalan menuju masjid sekaligus menyambut datangnya Idulfitri. Meskipun mengalami adaptasi dalam bentuknya, esensi spiritual dan sosial dari tradisi ini tetap terjaga. Oleh karena itu, Tumbilotohe memegang nilai penting dalam kajian tradisi lokal serta pelestarian warisan budaya bangsa. Tradisi ini mengandung makna religius dan kultural yang mendalam, seperti menerSeiring berjalannya waktu, pelaksanaan Tumbilotohe juga menampilkan unsur seni dan kreativitas masyarakat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang terus dilestarikan. Tradisi ini bukan hanya sebuah perayaan spiritual, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan identitas lokal masyarakat Gorontalo. Kata kunci: tumbilotohe, tradisi, budaya