Ruang Pengabdian (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) ISSN: 2798-9453 (Online), ISSN: 2807-2251 (Print) Vol. 2, No. 1, 2022, pp56–65 56 Workshop Internasional STEM Education: Integrasi Science, Technology, Society, and Environment untuk Meningkatkan TPACK Guru Agus Suyatna*, Abdurrahman, I Wayan Distrik, Hervin Maulina, Novinta Nurulsari Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung, Indonesia * e-mail: asuyatna@gmail.com Received: 30 Oct 2021 Accepted: 31 May 2022 Published: 3 June 2022 Abstrak Pendidikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) akhir-akhir ini menjadi isu yang paling trending di dunia pendidikan. Pendidikan STEM dinilai mampu mengatasi permasalahan nyata yang terjadi di masyarakat. Mengintegrasikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics ke dalam proses pembelajaran dan pengajaran tidak dapat dihindari di dunia modern ini, sehingga sangat penting bagi semua guru untuk menguasai Pengetahuan Konten Pedagogis Teknologi (TPACK) dengan percaya diri. Sayangnya, pendekatan terhadap program pendidikan guru di banyak negara, khususnya di Indonesia, belum mengintegrasikan TPACK ke dalam kurikulum. Untuk meningkatkan kualitas kompetensi mengajar inservice teacher, kerangka TPACK dapat menjadi acuan dan adopsi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diadakan lokakarya internasional pendidikan STEM: mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, masyarakat, dan lingkungan untuk pembinaan kegiatan TPACK guru inservice. Hasil dari workshop ini adalah peningkatan inservice physics teacher TPACK (sebagai peserta) dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, masyarakat, dan lingkungan Pendidikan STEM dapat dilakukan dengan melakukan semacam workshop yang menjelaskan secara jelas dan memberikan pengalaman bagi semua peserta. Selain itu, dapat diketahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan workshop inservice physics teacher dalam mengintegrasikan sains, teknologi, masyarakat, dan lingkungan dalam Pendidikan STEM dengan hormat adalah pengetahuan dan teknologi dan faktor penghambatnya adalah guru dalam jabatan tidak memiliki cukup waktu untuk melaksanakannya terutama di masa pandemi covid-19. Kata Kunci: inservice physics teacher; STEM; TPACK Abstract Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) education has recently become the most trending issue in the world of education. STEM education is considered to be able to overcome real problems that occur in society. Integrating Science, Technology, Engineering, and Mathematics into the learning and teaching process is inevitable in this modern world, so all teachers need to master Technology Pedagogical Content Knowledge (TPACK) with confidence. Unfortunately, the approach to teacher education programs in many countries, particularly in Indonesia, has not yet integrated TPACK into the curriculum. To improve the quality of in-service teacher teaching competencies, the TPACK framework can be used as a reference and adoption in learning. Therefore, an international workshop on STEM education was held: integrating