1 PENAFSIRAN ALQURAN ERA KLASIK DAN MODERN DALAM PERSPEKTIF ULUMUL QURAN Ani Marlia, M.Pd. 1, Dwi Yunita Sari 2 , Nabila Ramadhani 3 , Okta Ramadan 4 , Muhammad Aminul Ihsan 5 1 Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Fatah Palembang 2 Mahasiswi Prodi Pendidikan Agama Islam UIN Raden Fatah Palembang 3 Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam UIN Raden Fatah Palembang 4 Mahasiswi Prodi Pendidikan Agama Islam UIN Raden Fatah Palembang 5 Mahasiswi Prodi Pendidikan Agama Islam UIN Raden Fatah Palembang Email : animarlia_uin@radenfatah.ac.id , dwiyunitasari048@gmail.com , nabilaramadhani0607@gmail.com , semadan888@gmail.com , m.aminul.ihsan07@gmail.com , Abstrak Penafsiran Alquran mengalami perkembangan dari era klasik hingga modern. Pada era klasik, tafsir lebih menekankan pada pendekatan bi al-ma’tsur yang mengandalkan riwayat dari Rasulullah SAW, sahabat, dan tabi’in. Sementara itu, pada era modern, pendekatan lebih rasional dan kontekstual muncul dengan mengintegrasikan ilmu sosial, filsafat, dan sains. Ulumul Quran berperan penting dalam menyatukan kedua pendekatan ini untuk memahami Alquran secara sistematis dan ilmiah. Penelitian ini membandingkan kedua pendekatan penafsiran dan menganalisis kontribusinya terhadap perkembangan tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua periode saling melengkapi dalam pemahaman Alquran yang relevan dengan zaman. Kata kunci: Penafsiran Alquran, Ulumul Quran, Tafsir Klasik, Tafsir Modern, Pendekatan Rasional, Pendekatan Kontekstual. Abstract The interpretation of the Quran has evolved from the classical to the modern era. In the classical period, tafsir emphasized the bi al-ma’tsur approach, relying on narrations from the Prophet Muhammad SAW, companions, and tabi'in. In contrast, the modern era introduced a more rational and contextual approach, integrating social sciences, philosophy, and science. Ulumul Quran plays a key role in bridging these approaches for a systematic and scholarly understanding of the Quran. This study compares both interpretive approaches and analyzes their contributions to the development of tafsir. The findings indicate that both periods complement each other in providing a relevant understanding of the Quran in contemporary times. Keywords: Quran Interpretation, Ulumul Quran, Classical Tafsir, Modern Tafsir, Rational Approach, Contextual Approach.