Volume 29 No 1 Tahun 2025 | 79 TRANSFORMASI DIGITAL, KETIMPANGAN PENDAPATAN, DAN KRIMINALITAS DI INDONESIA: SEBUAH KAJIAN EMPIRIS Aprima Vista Ajeng Lestari 1 , Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Trilogi Lestari Agusalim 2 , Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Trilogi ABSTRACT The rapid development of digital technology has become a key force in transforming various aspects of life, such as accelerating information access, enhancing economic efficiency, and creating new opportunities. However, this transformation also brings challenges, particularly regarding the unequal distribution of income. Limited access to digital technology can exacerbate income inequality, where only a small portion of the population fully optimizes its benefits while others are left behind. Income inequality, as reflected in the Gini index, indicates an increasingly unequal income distribution and potentially elevates crime rates. This study analyzes the impact of income inequality on crime in the era of digital transformation using a random effect model and panel data from 34 provinces in Indonesia from 2010 to 2022. The findings show that income inequality has a significant positive effect on crime growth, meaning that the greater the income disparity, the higher the crime growth. The interaction between income inequality and internet usage shows a significant negative effect, indicating that a more equitable distribution of digital technology can reduce the impact of income inequality on crime. Additionally, the human development index has a significant positive effect, while the COVID-19 dummy variable has a significant negative effect on crime growth. Keywords: Digital Transformation; Income Inequality; Crime ABSTRAK Perkembangan teknologi digital yang semakin meluas menjadi kekuatan utama dalam mengubah berbagai aspek kehidupan seperti mempercepat akses informasi, meningkatkan efisiensi ekonomi, dan menciptakan peluang baru. Namun, transformasi ini juga menghadirkan tantangan, terutama ketika distribusinya pendapatan tidak merata. Akses yang terbatas terhadap teknologi digital dapat memperburuk ketimpangan pendapatan dimana hanya sebagian kecil penduduk yang mengoptimalkan manfaatnya, sementara yang lain tertinggal. Ketimpangan pendapatan yang tercermin dalam indeks Gini, menunjukkan distribusi pendapatan yang semakin tidak merata dan berpotensi meningkatkan angka kejahatan. Penelitian ini menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan terhadap kejahatan di era transformasi digital menggunakan metode random effect model, dengan data panel dari 34 provinsi di Indonesia selama 2010-2022. Temuan menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan kejahatan, artinya semakin besar kesenjangan pendapatan, semakin tinggi pertumbuhan kejahatan. Interaksi antara ketimpangan pendapatan dan penggunaan internet menunjukkan efek negatif yang signifikan, yang menunjukkan bahwa distribusi teknologi digital yang lebih merata dapat mengurangi dampak ketimpangan pendapatan terhadap kejahatan. Selain itu, indeks pembangunan manusia berpengaruh positif signifikan, sedangkan dummy COVID-19 berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan kejahatan. Kata kunci: Transformasi Digital; Ketimpangan Pendapatan; Kriminalitas Klasifikasi JEL: D63; D31; O15; K42 1 aprimavista09@gmail.com